Kenali Sedini Mungkin Gangguan Prostat pada Pria

Pembengkakan prostat.
Sumber :
  • U-Report

VIVA – Gangguan prostat merupakan salah satu penyakit yang cukup umum dialami oleh pria, terutama yang telah berusia 50 tahun ke atas. Mari kenali lebih jauh seputar gangguan prostat dan penyebab agar penanganan yang tepat dapat dilakukan.

img_title Masuk Usia 45 Tahun ke Atas? Ini Masalah Kesehatan Pria yang Perlu Diwaspadai

Prostat adalah kelenjar pada sistem reproduksi pria yang mengemas saluran kemih (uretra). di prostat bekerja untuk mengeluarkan cairan yang menyuburkan dan melindungi sperma. Gangguan protat memiliki beberapa jenis, Viva merangkum dari berbagai sumber sebagai berikut:

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Benign prostatic hyperplasia (BPH)

img_title Polri Gelar Apel Aman Nusa I dan II, Siapkan Pasukan Hadapi Bencana hingga Gangguan Kamtibmas

kesehatan prostat

Photo :
  • vstory

BPH atau yang biasa dikenal dengan pembesaran prostat jinak terjadi ketika kelenjar prostat membesar, sehingga saluran kemih mengalami penyempitan. Kondisi ini dapat menyebabkan otot kandung kemih menebal.

img_title Penyebab Jembatan Pongpet Pangandaran Ambruk Terkuak! Bukan Cuma Ada 50 Orang Diatas, tapi Ada Sejumlah Masalah Teknis

Lambat laun, dinding kandung kemih akan melemah dan sulit untuk mengeluarkan urine. Ada beberapa gejala yang muncul akibat pembesaran prostat jinak (BPH), antara lain:

  • Aliran urine yang lemah dan tersendat-sendat
  • Susah Buang Air Kecil
  • Rasa tidak tuntas usai buang air kecil
  • Sering ingin buang air kecil di malam hari

BPH umumnya terjadi seiring bertambahnya usia. Belum ada yang mengetahui secara pasti penyebab pembesaran prostat jinak. Namun, kondisi ini diperkirakan terjadi karena adanya perubahan pada kadar hormon seksual akibat proses penuaan.

Kondisi pembesaran prostat jinak (BPH) umumnya ditangani dengan pemberian obat-obatan. Jenis obat yang biasanya diresepkan untuk mengatasi pembesaran prostat jinak adalah menghambat alfa dan 5-alpha reductase inhibitor.

Penghambat (alpha-blocker) adalah jenis obat yang bekerja dengan cara merelaksasi otot-otot di leher kandung kemih dan kelenjar prostat, sehingga memudahkan buang air kecil. Jenis obat yang tergolong penghambat alfa adalah alfuzosin, doxazosin, silodosin, tamsulosin, dan terazosin.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, 5-alpha reductase inhibitor adalah jenis obat yang dapat mengurangi ukuran prostat dengan cara menghambat hormon pemicu pembesaran prostat. Obat finasteride dan dutasteride adalah dua jenis obat golongan 5-alpha reductase inhibitor.

Selain itu, prosedur pembedahan juga dapat dilakukan untuk memperbaiki gejala BPH dan mencegah terjadinya komplikasi lebih lanjut. Tindakan operasi umumnya disarankan untuk penderita BPH yang ukuran prostatnya sudah sangat besar atau memiliki keluhan yang berat.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut