Tren Penyakit Jantung Mulai Terjadi di Masyarakat Ekonomi Rendah

Ilustrasi penyakit jantung.
Ilustrasi penyakit jantung.
Sumber :
  • U-Report

VIVA Lifestyle – Permasalahan penyakit jantung setiap tahunnya selalu menjadi sorotan. Dari data diketahui bahwa penyakit jantung menjadi penyakit penyebab kematian nomor satu di dunia.

Sekretaris Jenderal PP Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI), dr. Oktavia Lilyasari, SpJP(K), FIHA mengungkap bahwa 18,6 juta kematian di seluruh dunia akibat penyakit kardiovaskular.

"1 dari 5 orang berusia kurang dari 70 tahun meninggal karena penyakit kardiovaskular. 32 persen dari seluruh kematian adalah akibat penyakit kardiovaskular," kata dia dalam virtual press conference, Peran Penting PERKI dalam Transformasi Bidang Kesehatan di Bidang Kardiovaskular, Kamis 4 Agustus 2022.

Penyakit jantung.

Penyakit jantung.

Photo :
  • U-Report

Lebih lanjut, diungkap dia pada tahun 2020 diperkirakan angka kasus kematian global akibat penyakit ini adalah sebesar 20,5 juta. Dan diprediksi di tahun 2023 akan meningkat menjadi 24,2 juta jiwa.

Di Indonesia sendiri, penyakit jantung mengalami perubahan tren Jika dulunya penyakit ini biasa terjadi pada golongan menengah ke atas bergeser ke sosial ekonomi rendah.

Terkait perubahan tren tersebut, Ketua PP PERKI, dr. Radityo Prakoso, SpJP(K), FIHA, FAPSIC, FAsCC  mengungkap bahwa hal ini dilatarbelakangani oleh kehidupan sedentarari.