Ahli: Bahaya Jajanan Tanpa Izin Edar Lebih Mendesak Diawasi BPOM

Ice smoke
Ice smoke
Sumber :
  • Pixabay

VIVA Lifestyle – Akhir-akhir ini, Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) dinilai gencar menggempur zat Bisfenol A (BPA) yang ada dalam kemasan galon guna ulang berbahan polikarbonat, dengan alasan mengganggu kesehatan para konsumen. 

Padahal, ada pengawasan pangan yang dinilai lebih penting untuk dilakukan, dan jelas-jelas terbukti menyebabkan penyakit bagi para konsumennya, yaitu pangan yang dijual di masyarakat tanpa izin edar dari BPOM.  

Dalam acara talkshow bertema Waspadai Zat Kimia Pada Kemasan dan Makanan, Dosen dan Peneliti di Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan dan SEAFAST Center, Institut Pertanian Bogor (IPB), Nugraha Edhi Suyatma, menyampaikan pangan yang tidak memiliki izin edar ini sulit untuk dijangkau oleh BPOM dan justru perlu pengawasan yang lebih ketat. 

"Tapi, kalau untuk konsumsi besar, mereka kan sudah taat aturan. Mereka pasti akan meminta izin khusus dulu kalau mau menggunakan bahan-bahan tambahan melebihi dari batas yang sudah ditentukan,” ujarnya di acara tersebut. 

Sebenarnya, kata Nugraha, informasi-informasi mengenai zat-zat apa saja yang bisa digunakan untuk pangan dan batas-batas penggunaannya itu sudah diatur dalam peraturan BPOM dan sudah tersedia di website resmi BPOM. 

Razia makanan kedaluwarsa oleh BPOM.

Razia makanan kedaluwarsa oleh BPOM.

Photo :
  • VIVA.co.id/Ikhwan Yanuar

"Di sana diatur semua tentang keamanan pangan, tentang peraturan bahan tambahan pangan, itu sudah tertulis secara lengkap,” tukasnya.