Catat Moms, Ini Tips Dokter agar ASI Perah Aman Buat Si Kecil

Ilustrasi menyusui.
Ilustrasi menyusui.
Sumber :
  • Pixabay/Ben_Kerckx

VIVA Lifestyle – Air Susu Ibu (ASI) merupakan anugerah dari Yang Maha Kuasa sebagai bentuk pemberian nutrisi penting di awal kehidupan bayi. Namun bagi sebagian perempuan yang juga memiliki karier, ada kekhawatiran bahwa ASI perah (ASIP) yang diberikan tak menyehatkan untuk dikonsumsi si kecil.

Dokter Spesialis Anak Konsultan Neonatolog, Naomi Esthernita SpA (K) berpendapat bahwa sejatinya ASI yang segar atau langsung dari payudara ibu, memang lebih baik bagi si kecil. Akan tetapi, Naomi menegaskan agar para ibu bekerja tak berkecil hati dengan tetap memberikan ASIP pada buah hatinya sehingga nutrisi tercukupi.

"Memang bagus yang fresh tapi karena kondisi, nggak apa-apa ASIP disimpan tapi caranya cuci tangan bersih, steril, dibawa ke mana-mana dalam kondisi sesuai yang seharusnya dilakukan," ujar Naomi dalam acara virtual bersama IDI, baru-baru ini.

Apalagi, ASI menjadi sumber nutrisi utama untuk anak di usia 0-6 bulan kehidupan pertamanya. Naomi menuturkan, pemberian ASIP yang segar tanpa dibekukan akan lebih baik bagi bayi sehingga zat-zat penting di ASI bisa tetap terpenuhi untuk si kecil.

Ilustrasi susu atau ASI perah

Ilustrasi susu atau ASI perah

Photo :
  • Pixabay/falovelykids

"Lebih bagus ASI perah fresh tidak dibekukan dan dibawa-bawa. Karena dengan dibawa-bawa, apalagi udah cukup lama tetap ada beberapa zat yang berkurang fungsinya. Zat yang sering berkurang itu probiotik dan antiboid, kalau vitamin A, D, E bisa diatasi," tuturnya.

Lebih dalam, Naomi menegaskan ASIP yang berasal dari sang ibu tetap lebih baik untuk bayinya, dibanding susu formula mau pun ASI donor dari perempuan lain. Tentunya, ASIP yang ingin dibekukan harus disimpan dengan aman sehingga tetap menyehatkam untuk si kecil.

"Tipsnya, simpan ASIP di tempat ASI. Jangan campur-campur daging dan sayur, memang kulkas khusus," jelasnya.