WHO Umumkan Nama Baru Varian Virus Cacar Monyet

Ilustrasi Cacar Monyet
Ilustrasi Cacar Monyet
Sumber :
  • VIVA/ Erick Christ Wibowo

VIVA Lifestyle – Sekelompok pakar global dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah memberikan nama baru untuk varian virus cacar monyet atau monkeypox, yang saat ini tengah beredar di seluruh dunia. 

WHO menggunakan angka Romawi untuk menamai varian atau clade sehingga sesuai dengan praktik terbaik saat ini. 

"Nama-nama baru diberikan untuk menghindari pelanggaran terhadap kelompok budaya, sosial, nasional, regional, profesional, atau etnis dan meminimalkan dampak negatif pada perdagangan, perjalanan, pariwisata, atau kesejahteraan hewan," kata WHO dalam pernyataannya, dikutip The HeathSite, Sabtu 13 Agustus 2022. 

Virus cacar monyet pertama kali ditemukan pada 1958 dan varian utamanya diidentifikasi oleh daerah di mana mereka beredar. 

Monkeypox atau cacar monyet

Monkeypox atau cacar monyet

Photo :
  • crosstimbersgazette

Nama baru varian cacar monyet
WHO telah mengadakan pertemuan ad hoc pada 8 Agustus 2022 lalu, yang melibatkan ahli virologi dan ahli kesehatan masyarakat, untuk mencapai kesepakatan tentang nama baru varian monkeypox ini. Berikut nama-nama baru yang diberikan untuk varian virus cacar monyet. 

Varian atau clade yang berasal dari Congo Basin (Afrika Tengah) sekarang akan disebut sebagai Clade satu (I), sedangkan clade Afrika Barat akan disebut Clade dua (II). Selain itu, kelompok ahli sepakat bahwa Clade II terdiri dari dua subclade. 

Sementara angka romawi mewakili clade, subclade akan diwakili oleh karakter alfanumerik huruf kecil. Misalnya, mereka telah menamai subclade yang ada sebagai Clade I, Clade IIa dan Clade IIb, dengan yang terakhir merujuk terutama pada kelompok varian yang sebagian besar beredar pada wabah global 2022. 

Namun, para ahli masih bekerja untuk menentukan nama baru untuk penyakit dan virus ini. Untuk menetapkan nama baru penyakit cacar monyet, WHO mengadakan konsultasi terbuka dan meminta orang-orang untuk mengusulkan nama baru. Sementara itu, Komite Internasional untuk Taksonomi Virus (ICTV) sudah mulai bekerja untuk menentukan nama virus cacar monyet. 

cacar monyet

cacar monyet

Photo :
  • pixabay

"Selanjutnya, para ilmuwan akan mengusulkan penamaan garis keturunan saat wabah berkembang, dan para ahli akan bertemu saat dibutuhkan," kata WHO.