Dokter Boyke Ungkap Frekuensi Seks yang Normal untuk Suami Istri

Ilustrasi bercinta/pasangan.
Ilustrasi bercinta/pasangan.
Sumber :
  • Freepik/lookstudio

VIVA Lifestyle– Hubungan seks antara suami dan istri tentu memiliki peranan penting dalam menjaga keharmonisan serta keutuhan rumah tangga.  Frekuensi seks dalam setiap rumah tangga tentu berbeda-beda, semua kembali pada pasangannya masing-masing dan tidak bisa disamaratakan.

Ada yang sering, ada juga yang jarang, dan bahkan ada yang hampir tidak pernah lantaran adanya jarak yang memisahkan. Perlu diketahui, frekuensi seks dalam hubungan suami istri itu harus tetap terjaga dan dilakukan sebaik mungkin, agar kehidupan rumah tangga tetap hangat serta harmonis.

Ilustrasi wanita/bercinta.

Ilustrasi wanita/bercinta.

Photo :
  • Freepik/svetlanasokolova

Tidak hanya itu, hubungan seksual yang dilakukan secara rutin juga bisa menjadi salah satu faktor kehidupan pernikahan Anda dan suami selalu bahagia dan jauh dari pertengkaran.

Bukan semata-mata untuk memenuhi hasrat, melakukan hubungan seksual ternyata juga memiliki banyak manfaat. Lantas, bagaimana frekuensi hubungan seksual yang tepat bagi suami istri? Dan, berapakah normalnya frekuensi suami dan istri dalam melakukan seks?

Ilustrasi Bercinta

Ilustrasi Bercinta

Photo :
  • U-Report

Hingga kini pertanyaan-pertanyaan tersebut masih sering berseliweran dan mengundang rasa ingin tahu yang mendalam. Oleh karena itu, untuk menjawab berbagai keresehan suami dan istri terkait frekuensi seks yang normal dalam rumah tangga, berikut ini telah kami sugukan penjelasan yang menarik dari  dr. Boyke.

dr. Boyke pun akhirnya membeberkan berapa banyak frekuensi seks yang baik bagi suami istri. Dirinya mengungkapkan, jika frekuensi seks yang baik bagi pasangan suami istri pun bisa dilihat berdasarkan umurnya masing-masing.

Mengetahui frekuensi seks itu penting bagi pasangan agar tidak dilakukan terlalu sering ataupun sebaliknya, sangat jarang. Melansir dari kanal YouTube Merry Riana pada 9 Januari 2019, dr.Boyke pun akhirnya membeberkan jika frekuensi sesk alias bercinta dalam rumah tangga yang normal itu disesuaikan berdasarkan umurnya masing-masing. 

Ilustrasi bercinta.

Ilustrasi bercinta.

Photo :
  • Freepik/Racool_studio

Menurut bapak tiga anak tersebut, untuk umur 20-30 tahun seminggu bisa dilakukan sebanyak 4/5 kali seminggu, 30-40 tahun bisa dilakukan 2-3 kali, 40-60 seminggu 2 kali, 60 keatas seminggu sekali.

Jumlah frekuensi seks tersebut dikatakan dr. Boyke adalah frekuensi seks yang normal terjadi pada kebanyakan pasangan. Bahkan, beliau juga mengungkap hal tersebut berdasrkan fakta-fakta yang valid dari pasangan suami istri yang ada di seluruh dunia.

"itu data-data secara valid itu hampir semua pasangan suami istri di seluruh dunia. itu yang normal, yang recommend. 80% orang-orang melakukan seperti itu," kata dr.Boyke pada kanal YouTube Merry Riana.

Sedangkan, dalam kondisi berbeda seperti misalnya ada salah satu pasangan yang merasa kurang bergairah dalam melakukan hubungan seks (bercinta) karena berbagai alasan, misalnya merasa capek, lelah, atau bahkan yang tengah melakukan hubungan jarak jauh atau LDR sekalipun.

Ilustrasi seks/bercinta.

Ilustrasi seks/bercinta.

Photo :
  • Freepik/jcomp

Maka, dr.Boyke memberikan saran agar diperlukannya komunikasi dan saling mengerti satu sama lain agar bisa mengalihkan energi.

“Seks merupakan energi, bisa dibantu dan dialihkan dengan cara lain, dapat di sublimasi misalkan dengan olahraga atau membaca buku, dan akhirnya energi tersebut akan hilang,” pungkas dr. Boyke.

Nah, sedangkan bagi yang tidak sedang jarak jauh alias long distance relationship, kalian bisa lakukan hubungan seks sebisa mungkin sesuai dengan patokan yang telah disebutkan di atas.

dr.Boyke pun menambahkan dalam sesi obrolannya bersama Merry Riana saat itu, jika hubungan seks itu perlu dilakukan sampai akhir menutup mata alias hingga sama-sama menemui ajalnya. Pasalnya, seks sendiri merupakan salah satu bagian dari hidup manusia yang tidak akan pernah dilewati begitu saja.