Ini Perbedaan Antara Eksim dan Psoriasis, Jangan Samakan!
VIVA Lifestyle – Selain jerawat, terdapat masalah kulit yang juga sama peliknya, yakni eksim atau eczema dan psoriasis. Eksim pada wajah atau bagian tubuh lainnya ditandai dengan kondisi kulit yang kering dan meradang.
Sedangkan psoriasis adalah peradangan pada kulit yang menyebabkan kulit bersisik, menebal, mudah terkelupas, dan kadang juga terasa gatal. Scroll untuk mengetahui lebih jauh perbedaan antara keduanya.
Dilansir Medical News Today, psoriasis terjadi ketika sistem kekebalan menyebabkan sel-sel kulit tumbuh lebih cepat dari biasanya, dan sel-sel mati menumpuk di permukaan kulit alih-alih rontok.
Eksim yang juga dikenal sebagai dermatitis atopik, dapat menyebabkan pembengkakan, kulit kering, ruam dan gatal. Kedua kondisi tersebut dapat menyebabkan kulit memerah, teriritasi dan gatal, tetapi memiliki penyebab dan cara perawatan yang berbeda.
Ilustrasi kulit gatal.
- Freepik/wayhomestudio
Gejala psoriasis
Ada beberapa jenis psoriasis dan gejalanya dapat bervariasi. Psoriasis plak adalah jenis yang paling umum dan mewakiliki 80-90 persen kasus psoriasis. Psoriasis plak mneyebabkan area kulit yang tebal dan terangkat sehingga disebut plak. Area-area ini mungkin akan bersisik, gatal dan berbeda ukuran.
Penting untuk dicatat, psoriasis dapat muncul secara berbeda tergantung pada warna kulit seseorang. Pada kulit putih misalnya, psoriasis dapat menyebabkan bercak merah, sedangkan pada kulit gelap dapat menyebabkan bercak abu-abu, ungu atau pucat.
Gejala eksim
Eksim paling sering tejadi pada bayi dan anak-anak, tetapi juga bisa menyerang remaja dan orang dewasa. Ada beberapa jenis eksim, namun beberapa gejala umumnya antara lain, kulit kering, gatal dan ruam di bagian dalam siku, belakang lutut, wajah, tangan dan kaki.
Ilustrasu ruam
- Times of India
Pengobatan psoriasis
Faktor-faktor tertentu dapat memicu episode psoriasis atau memperburuk yang sedang berlangsung. Beberapa pemicunya antara lain, infeksi, cuaca dingin, terbakar sinar matahari atau cuaca panas, konsumsi alkohol berlebihan, merokok, dan obat-obatan tertentu.
Menghindari pemicu-pemicu tersebut dapat membantu meringankan gejalanya. Dokter mungkin akan meresepkan salah satu obat berikut untuk mengobati psoriasis, di antaranya kortikosteroid topikal, anthralin, asam salisilat, krim dan larutan vitamin D, atau retinoid topikal.