Sakit Pinggang Melanda, Dokter Tak Anjurkan Olahraga Ini

Ilustrasi berolahraga/olahraga/berkeringat.
Ilustrasi berolahraga/olahraga/berkeringat.
Sumber :
  • Freepik/drobotdean

VIVA Lifestyle – Sakit pinggang kerap dialami dari anak muda hingga lansia. Penyebabnya pun beragam, dari saraf kejepit, salah posisi tidur, keseleo, masalah otot, tulang, gangguan ginjal hingga olahraga. Lantas, olahraga apa yang sebaiknya dihindari dan dianjurkan saat sakit pinggang?

Dokter spesialis olahraga, dr Sophia Hage, SpKO, menuturkan bahwa nyeri punggung tak boleh dianggap sepele. Sebab, nyeri punggung disertai gejala lain yang dirasakan bisa menjadi tanda munculnya saraf kejepit. Scroll terus artikel ini.

Ilustrasi sakit pinggang.

Ilustrasi sakit pinggang.

Photo :
  • Freepik/shayne_ch13

"Ada nyeri punggung bawah harus hati-hati kalau nggak hilang. Apalagi, ada kesemutan, kelemahan otot, jangan-jangan gejala saraf kejepit. Segera ke dokter," bebernya dalam acara Hidup Sehat, Selasa 4 Oktober 2022.

Menurutnya, sakit pinggang berarti tanda agar tubuh tak menjalani olahraga tertentu yang bersifat gerakan esktrem dari punggung. Sejumlah gerakan olahraga yang mungkin melibatkan punggung seperti cobra pose saat yoga atau melompat saat sedang aerobik.

"Gerakan melompat, meloncat, lari itu ada hentakan. Karena kita menahan berat badan kita di tulang belakang, bagian pinggang. Kalau lompat, itu jangan dilakukan ketika lagi sakit pinggang," tambahnya.

Ilustrasi olahraga/push up.

Ilustrasi olahraga/push up.

Photo :
  • Pexels/Monstera