Tidak Hanya Matahari, 3 Benda Ini Juga Bikin Penuaan Dini 

 Penuaan Dini
Penuaan Dini
Sumber :
  • U-Report

VIVA Lifestyle – Mayoritas perempuan di Indonesia telah menyadari betapa pentingnya proteksi kulit agar terhindar dari dampak buruk paparan sinar matahari, polusi dan debu. Apalagi bagi mereka yang tinggal di perkotaan, dampaknya bisa pada kulit dan penuaan dini.. 

Menelisik data dari iqair.com, PM2.5 di Indonesia 6.9 lebih tinggi dari standar yang ditetapkan WHO (2021). PM2.5 sendiri adalah partikel udara yang berukuran lebih kecil dari 2.5 mikron (mikrometer). Yuk scroll untuk simak selengkapnya.

Secara sederhana, PM2.5 adalah polusi udara dengan partikel yang sangat kecil yang terbentuk dari pembakaran dari mesin kendaraan bermotor, asap rokok, kompor perapian rumah tangga, proses industri, pembakaran pembangkit listrik, bahkan api unggun serta asap dari kembang api.

"Apa dampaknya bagi kulit? Tentunya dengan partikel yang sangat kecil ini PM2.5 dapat masuk ke pori-pori kulit sehingga mengganggu skin barrier. Bila skin barrier terganggu maka akan memicu kerusakan pada kulit serta munculah jerawat, kulit kering, dan lain sebagainya,” kata CEO Westcare Ardy Setiady, dalam keterangannya.

Ia pun menjelaskan bahaya paparan sinar UV dapat menyebabkan terbentuknya flek hitam karena sinar matahari memicu produksi melanin yang berlebih. Tidak hanya itu, sinar UV juga mendorong pembentukan radikal bebas yang berkontribusi terhadap terbentuknya kerutan halus bahkan kanker kulit

Ilustrasi kanker kulit.

Ilustrasi kanker kulit.

Photo :
  • U-Report

Sementara itu, melansir pub.med.com, 95% gejala penuaan dini berasal dari paparan sinar UV, baik UVA maupun UVB. Tidak hanya itu, bagi wanita modern yang kesehariannya berada di depan layar (komputer, telepon genggam, televisi) tentunya tidak dapat terhindar dari paparan sinar UV dan juga Blue Light. 

Halaman Selanjutnya
img_title