Lakukan Terapi Sitz Bath Untuk Atasi Wasir Hingga Pasca Persalinan

Ilustrasi bak mandi
Sumber :
  • pixabay

VIVA Lifestyle – Bagi mereka yang berjuang dengan kondisi tertentu dari daerah anogenital atau area alat kelamin dan anus, bisa melakukan terapi sitz bath. Apa itu sitz bath? 

img_title Awal Mula Cerita Dokter Cabuli Anaknya Sejak 2025, Polisi Bongkar Siasat Pelaku

Menurut pakar bedah gastrointestinal di Yale Medicibe, Dr Walter Longo mengatakan, Sitz bath adalah terapi air hangat yang dapat membantu mengurangi rasa tak nyaman.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Untuk kondisi wasir, terapi sitz bath dapat membantu meringankan ketidaknyamanan dan rasa sakit terkait vena yang meradang dan bengkak di anus dan rektum dengan mengurangi pembengkakan.

img_title Dokter di Bandung Bantah Cabuli Anaknya, Polda Jabar Selidiki Korban Bisa Tertarik Konten Pornografi

Sebuah studi tahun 2018 terhadap wanita hamil dengan wasir menemukan, melakukan sitz bath tiga kali sehari lebih efektif untuk menyembuhkan wasir sepenuhnya daripada menggunakan krim anorektal.

Lebih lanjut, Longo mengatakan, sitz bath mungkin direkomendasikan pasca operasi anorektal, tetapi tanyakan kepada dokter terlebih dahulu untuk instruksi pasca operasi.

img_title Respons Menohok Wali Kota Bandung soal Kasus Dokter Cabuli Anak

Pakar OB-GYN di Providence Mission Hospital, Dr Jamie Leavitt mengatakan, terapi sitz bath juga dapat membantu membersihkan dan menenangkan perineum setelah melahirkan. Perineum yaitu area di antara otot vagina dan anus yang menghubungkan otot dasar panggul.

Jika seorang wanita melahirkan secara normal melalui vagina, wajar jika merasakan nyeri di area tersebut selama berminggu-minggu setelah melahirkan terutama ada robekan.

Leavitt mengatakan jika sitz bath dapat membantu meningkatkan aliran darah ke jaringan perineum sambil membersihkan dan menenangkan area tersebut, membantu menghilangkan rasa sakit sekaligus membantu penyembuhan. Pastikan untuk menunggu 24 jam setelah melahirkan untuk mandi pertama.

Cara melakukan terapi sitz bath

Ilustrasi bak mandi

Photo :
  • pixabay

Untuk melakukan terapi ini, yang diperlukan yaitu bak berendam atau wadah besar. Isi bak mandi dengan empat sampai lima inci atau 10-12 cm air hangat. Pastikan air tidak meluap saat seseorang duduk di dalamnya.

Tambahkan beberapa bahan seperti garam Epsom atau sesuai resep dokter misalnya antibiotik untuk ditambahkan ke dalam air.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Duduklah di bak mandi dan pastikan pantat dan organ intim terendam air sepenuhnya. Berendamlah selama sekitar 15 menit.

Menurut Longo, sitz bath memiliki risiko yang sangat kecil karena pada dasarnya hanya mandi. Namun, dalam kasus yang jarang terjadi, ada risiko mengembangkan infeksi perineum terutama jika seseorang memiliki luka bedah terbuka dan tidak membersihkan bak mandi secara menyeluruh setelah digunakan.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut