Catat, Ini 5 Makanan Terbaik Stabilkan Kadar Gula Darah Diabetisi

Ilustrasi diabetes.
Ilustrasi diabetes.
Sumber :
  • vstory

VIVA Lifestyle – Bagi diabetisi, mengelola gula darah adalah hal yang paling penting. Jika gula darah terlalu rendah, juga disebut hipoglikemia, itu bisa berbahaya sehingga patut segera konsumsi makanan tepat dalam menstabilkannya kembali agar tak membuat kondisi tubuh semakin parah.

Untuk seseorang tanpa diabetes, tubuh dapat menyesuaikan secara otomatis jika gula darah turun terlalu rendah. Namun, bagi diabetisi, penurunan gula darah berpotensi sangat berbahaya.

Meskipun reaksi setiap individu terhadap gula darah rendah berbeda, tanda dan gejala umum yang rendah. Yuk lanjut scroll artikel selengkapnya berikut ini.

Penyakit diabetes

Penyakit diabetes

Photo :
  • U-Report

Termasuk juga seperti merasa gemetar, berkeringat atau menggigil, lekas marah, kebingungan, detak jantung cepat, lapar, lelah, mual, penglihatan kabur, kesemutan atau mati rasa di lidah, bibir, atau pipi, dan kejang.

Satu-satunya cara untuk mengetahui apakah gula darah Anda rendah adalah dengan memeriksa kadar gula darah.

Jika kadar gula darah turun terlalu rendah dan otak tidak mendapatkan cukup glukosa (gula AKA), otak dapat berhenti berfungsi dengan baik, yang menyebabkan gejala seperti penglihatan kabur, sulit berkonsentrasi, kebingungan dan bicara cadel.

Makanan diabetes

Makanan diabetes

Photo :
  • Eat This

Jika gula darah terlalu rendah terlalu lama dan membuat otak kelaparan akan glukosa, ini dapat menyebabkan kejang dan bahkan koma.

Halaman Selanjutnya
img_title