Tarif JKN Naik, Menkes Janji Penyesuaian Kualitas Layanan Kesehatan Lebih Baik

Aplikasi mobile Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Aplikasi mobile Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Muhammad Arif Pribadi

VIVA Lifestyle – Tarif Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) untuk peserta di Fasilitas Pelayanan Kesehatan telah diubah oleh pemerintah. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) membeberkan aturan baru terkait perubahan tarif dari pelayanan kesehatan yang harus dibayarkan oleh peserta merujuk pada Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) No. 3 Tahun 2023.

Penyesuaian tarif berlaku bagi pelayanan kesehatan di pelayanan kesehatan dasar maupun pelayanan kesehatan rujukan. Aturan ini tertuang dalam Peraturan Menteri Kesehatan No. 3 Tahun 2023 Tentang Standar Tarif Pelayanan Kesehatan Dalam penyelenggaraan Program Jaminan Kesehatan yang diundangkan pada 9 Januari 2023. 

Aturan sejalan dengan kebijakan peningkatan upaya promotif dan preventif di FKTP serta penilaian kinerja FKTP dalam memberikan pelayanan promotif dan preventif terbaik, selain itu dalam aturan ini bertambahnya layanan yang dapat dibayarkan melalui BPJS serta penyesuaian satuan biaya untuk berbagai tindakan medis di FKTRL.

“Ini merupakan kali pertama adanya kenaikan tarif layanan kapitasi yang akan diterima puskesmas/klinik/dokter praktek dari BPJS Kesehatan sejak tahun 2016," ujar Menkes Budi G. Sadikin, dalam keterangannya.

Tarif Naik untuk Kualitas Lebih Baik

Dalam penyesuaian tarif ini nakes akan mendapatkan kapitasi/insentif/remunerasi yang lebih baik. Melalui revisi aturan ini akan berdampak pada peningkatan mutu dan kualitas layanan kesehatan baik yang diterima oleh peserta JKN, dokter dan fasilitas pelayanan kesehatan.

“Bagi Peserta JKN perubahan tarif layanan akan berdampak pada peningkatan kualitas layanan yang didapatkan sesuai dengan indikasi medis ” lanjut Menkes Budi.

Halaman Selanjutnya
img_title