38 Kasus Cacar Monyet Terkonfirmasi, 12 Dinyatakan Sembuh
- AP Photo
JAKARTA – Angka kasus konfirmasi cacar monyet atau Monkeypox di Indonesia kembali bertambah. Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan per Selasa 7 November 2023 kasus terkonfirmasi ada 38 kasus di Indonesia.
“Total 38 orang, sembuh 12 orang,” kata Direktur Surveilans dan Karatina Kesehatan Kementerian Kesehatan, dr. Achmad Farchany kepada VIVA melalui pesan singkatnya, Rabu 8 November 2023.
Lebih lanjut dijelaskan Farchany dari 38 kasus terkonfirmasi 29 kasus ditemukan di Jakarta. Dari 29 kasus tersebut 9 orang telah dinyatakan sembuh. Sementara itu di Jawa Barat sendiri tercatat ada 4 kasus terkonfirmasi yakni 1 kasus di Bandung, 1 kasus di Bekasi, 1 kasus di Cirebon dan 1 kasus di Depok.
Sedangkan di Banten tercatat ada 5 kasus. 2 kasus di Kabupaten Tangerang diketahui telah sembuh. Kemudian di Kota Tangerang Selatan tercatat 2 kasus dan Kota Tangerang 1 kasus dan sudah dinyatakan sembuh.
Sementara itu, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin juga mengungkap tentang penularan kasus cacar monyet. Dimana penularan kasus ini tidak secepat penyebaran COVID-19.
“Penularannya ini kan lewat seksual jadi tidak secepat covid harus melalui hubungan seksual di kelompok tertentu. Apa yang harus kita lakukan nomor satu orang itu di kelompok tertentu berhubungan seksual harus yang baik. Tata caranya yang baik,” kata dia saat ditemui awak media di Kuningan Jakarta Selatan, Rabu 8 November 2023.
Budi juga mengungkap bahwa pemerintah juga sudah menyiapkan vaksin sebesar 1.500 yang telah dibagikan di daerah tertentu. Nantinya vaksin ini akan diberikan kepada kelompok tertentu yang memiliki risiko tinggi tertular.
“Vaksin sudah ada, vaksin sudah kita berikan dari 1.500 sudah didaerah tertentu yang kena karena balik lagi tidak diberikan ini kan diberikan ke kelompok tertentu. Harus diberikan ke kelompok tertentu,” ujar dia.
Selain itu, Budi juga mengungkap pemerintah juga telah mendatangkan obat untuk pasien cacar monyet tersebut.
“Obat sudah ada kita punya sudah kita datangkan. bagusnya belum ada yang meninggal karena bisa diobati,” ujar dia.
Sementara itu, Achmad Farchany dari vaksin yang telah disediakan sudah tercatat ada 495 orang yang telah tervaksinasi.
“Vaksinasi 495 orang,” kata dia.