Bagaimana Kaitan Vaksin AstraZeneca yang Sebabkan TTS Pada Penerimanya?

Ilustrasi vaksin COVID-19.
Sumber :
  • The Conversation

VIVA Lifestyle – Dalam dokumen pengadilan perusahaan farmasi kenamaan AstraZeneca mengakui bahwa vaksin COVID-19 buatannya dapat menyebabkan efek samping yang cukup langka. Efek samping itu adalah Thrombosis Thrombocytopenia Syndrome (TTS).

img_title Bisakah Sakit Meluruhkan Segala Dosa? Ternyata Begini Penjelasannya Menurut Islam

TTS adalah sindrom yang sangat langka. TTS ini terjadi ketika seseorang mengalami pembekuan darah (trombosis) dan jumlah trombosit yang rendah (trombositopenia). Scroll lebih lanjut ya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penyakit ini juga disebut sebagai trombositopenia trombotik imun yang diinduksi vaksin' (VITT). Trombosis adalah pembentukan bekuan darah, yang dapat mengurangi aliran darah normal di pembuluh darah yang terkena.

img_title Rumor Sakit hingga Adanya Tekanan, Istana Buka Suara soal Pengunduran Diri Perry Warjiyo

Trombositopenia adalah suatu kondisi dimana tidak terdapat cukup trombosit dalam darah. Trombosit biasanya membantu darah membeku (menggumpal), sehingga menghentikan pendarahan berlebihan (misalnya, jika Anda melukai diri sendiri).

img_title Hotman Paris Besok Terbang ke Singapura Usai Mundur dari Pengacara Febrie Adriansyah

Melansir laman healthdirect.gov.au, ada beberapa gejala  trombosis dengan sindrom trombositopenia yang perlu diperhatikan oleh penerima vaksin AstraZeneca. 

1. Gejala TTS yang mempengaruhi otak yakni: 
- sakit kepala yang parah dan terus menerus
- penglihatan kabur
- kesulitan berbicara
- kantuk
- kejang atau kebingungan

2. Gejala TTS yang mempengaruhi seluruh tubuh yakni:
- sulit bernafas
- nyeri dada
- pembengkakan kaki
- nyeri perut yang terus menerus
- bercak darah kecil di bawah kulit, jauh dari tempat suntikan

Diungkap bahwa gejala-gejala di ataas akan munucl antara 4 hingga 42 hari setelah vaksinasi dengan menggunakan vaksin COVID-19 AstraZeneca.

Vaksin Covid-19 nasal atau hidung

Photo :
  • New York Post

Sementara itu, bagaimana kaitan antara TTS dan pembekuan darah dikaitkan dengan vaksin AstraZeneca? TTS adalah efek samping yang sangat langka yang terlihat pada beberapa orang setelah mendapatkan vaksin AstraZeneca COVID-19. Risiko TTS tampaknya sedikit lebih tinggi pada orang yang berusia kurang dari 60 tahun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagai informasi, kasus efek samping langka yanng disebabkan oleh vaksin COVID-19 AstraZeneca ini bermula saat raksasa farmasi itu digugat atas kalalain vaksinya yang dikembangkan bersama dengan Uviversitas Oxford dapat menyababkan kematian dan cedera serius dalam puluhan kasus.  

Kasus ini pertama kali diajukan oleh Jamie Scott, ayah dua anak yang mengalami cedera otak permanen setelah mengalami pembekuan darah dan perdarahan otak setelah menerima vaksin AstraZeneca pada April 2021 lalu. Akibat insiden itu, Jamie tidak dapat bekerja.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut