Menelisik Apel Ajaib dari Pegunungan Swiss

Ilustrasi buah apel
Sumber :
  • iStock

VIVA.co.id - Berbicara tentang buah apel, tentunya kita sudah tahu apa kegunaan dan kebaikan yang dimiliki oleh buah ini. Selain mengandung vitamin A dan C yang baik bagi tubuh, buah ini juga kaya akan serat, yang dapat membuat organ pencernaan lebih sehat.

Manfaat Buah dan Sayur Berwarna Merah Bagi Tubuh

Sebuah kabar, beredar mengenai buah cantik berbentuk unik ini. Sebab, sebuah laporan menyatakan bahwa terdapat apel ajaib, yang tumbuh di sebuah pegunungan di Swiss Utara.

Mengapa ajaib? Karena, apel yang dikenal dengan nama Apple StemCell atau Apple Collagen ini, memiliki kemampuan unik dan di luar akal sehat. Kabarnya, bila kulit apel yang masih menempel pada pohonnya ini digores, bekas goresan di apel tersebut bisa hilang dengan sendirinya, dan apel dapat kembali seperti semula.

Bahkan, ketika apel ini dipetik, buahnya bisa lebih tahan lama dari apel jenis lain, tanpa menggunakan bahan kimia. Luar biasa, bukan?

Hal unik mengenai apel Stemcell ini, membuat para ilmuwan penasaran, dan melakukan penelitian terhadapnya. Hasil penelitian menunjukkan, apel ini memiliki sususan sel utama yang memiliki daya hidup tak berbatas. Menurut para peneliti, kandungan dari apel unik ini, bermanfaat untuk kesehatan, terutama menstimulasi sel-sel dalam tubuh manusia untuk aktif.

"Fungsi bagi kesehatan manusia adalah, memperbaiki sel yang rusak, mengaktifkan sel yang tidur, meregenerasi sel, mengandung antioksidan yang tinggi, mengurangi komedo dan jerawat, melembapkan kulit, membuat kulit kenyal, mencegah kekeringan dan kulit pecah-pecah, membuat kulit indah dan berkilau, mencerahkan serta menolak keriput. Ini juga membuat orang terlihat lebih muda,” ucap Director Associate Biogreen Science, Larry Widjaja melalui rilis kepada VIVA.co.id, Rabu 11 Maret 2015.

Apel ini, kini sudah banyak dikonsumsi dalam ragam bentuk, seperti minuman, serbuk, dan aneka jenis makanan lainnya. Peredaran buah yang sempat merebut perhatian dunia ini, saat ini telah sampai ke Amerika, dan beberapa negara lainnya.

Kini, apple ini akan masuk ke Indonesia dalam bentuk produk kesehatan. Produk ini diperkenalkan sebagai Biogreen Science. Acara ini dikemas dengan diskusi yang menghadirkan tiga narasumber, masing-masing Prof. Dr. Sven Gohla dari Mibelle Group, Frederic Serres dari Induchem Switzerland, dan motivator Andrie Wongso. (art)

Erupsi Bromo, Petani Apel Terancam Merugi

![vivamore="Baca Juga :"]

Beli Apel dapat 'Kecupan' Pramugari Cantik

[/vivamore]
Wanita makan buah apel.

Konsumsi Apel Setiap Hari Pangkas Risiko Kematian 35 Persen?

Apel memiliki senyawa flavonoid.

img_title
VIVA.co.id
4 April 2016