Dampak Daging Olahan bagi Tubuh

Ilustrasi steak.
Sumber :
  • Pixabay

VIVA.co.id – Apakah Anda menyukai makanan seperti steak, burger, atau hot dog? Tampaknya makanan ini bila dikonsumsi mungkin berakibat fatal. 

img_title Untung Besar dalam 2 Bulan! Segini Modal Awal Aldi Taher Buka Bisnis Burger

Penelitian, yang baru diterbitkan dalam Archives of Internal Medicine, menemukan makan daging merah seperti steak dan burger, serta daging olahan seperti hot dog, meningkatkan risiko kemungkinan kematian, terutama dari kanker dan penyakit jantung.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Daging merah yang diolah terkait dengan tingkat kematian lebih tinggi dari kanker dan penyakit koroner serta risiko yang lebih tingi dari degenerasi makula terkait usia dan membahayakan retina di mata.

img_title Viral Ucapan Aldi Taher ‘Semua Burger Milik Allah’, Ternyata Sejalan dengan Konsep Tauhid dan Istikhlaf

Konsumsi ayam tampaknya berbanding terbalik dengan degenerasi makula, berdasarkan studi terbaru Australia, sementara makan ikan tidak berkolerasi dengan degenerasi makula.

Konsumsi daging olahan yang dimasak dengan suhu tinggi dikaitkan dengan senyawa N-nitroso, besi heme, dan produk akhir glikasi lanjut, yang dapat menyebabkan cedera oksidatif dan mungkin menjadi racun bagi retina.

img_title Rekomendasi Restoran dengan Menu Burger dan Lobster Ala London di Jakarta

Dilansir laman Boldsky, para peneliti mempunyai berbagai alasan mengapa daging olahan dikaitkan dengan penyakit fatal dan tingkat kematian yang tinggi.

Hal ini karena, zat penyebab kanker seperti amina heterosiklik yang merupakan senyawa kimia terbentuk selama suhu tinggi ketika daging dimasak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ini berisi sejumlah natrium klorida yang bertindak sebagai pengawet dan penambah rasa, tetapi juga menyebabkan retensi air dan penyakit seperti tekanan darah tinggi, penyakit paru obstruktif kronik dan gangguan jantung.

Ternyata Nitrit, senyawa N-nitroso dan nitrosamin yang digunakan untuk mempertahankan warna merah daging, mencegah pertumbuhan bakteri penyebab kanker perut dan usus.

Ilustrasi burger.

Warga Mulai Menjerit, Harga Burger hingga Kopi Naik Imbas Krisis Global

Harga pangan di AS terus naik, mulai dari daging sapi, kopi hingga tomat. CEO perusahaan besar menyebut biaya energi dan gangguan pasokan jadi pemicu.

img_title
VIVA.co.id
20 Mei 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut