Penurunan Gula Darah pada Diabetes Juga Punya Risiko

Tes darah penderita diabetes.
Sumber :
  • REUTERS/Lucy Nicholson

VIVA.co.id – Diabetes merupakan penyakit yang melekat seumur hidup, namun bukan berarti tidak bisa ditangani. Kuncinya adalah menjaga kadar gula darah, tekanan darah, dan kadar lemak darah senormal mungkin.

img_title Penyakit Ginjal Sudah Ditemukan pada Usia 15 Tahun, Cek 7 Tanda yang Tak Boleh Diabaikan!

Diabetes dapat dikelola dengan pengendalian pola makan dan melakukan aktivitas fisik yang tepat. Tujuan utamanya adalah menjaga kualitas hidup pasien sehingga dapat hidup senormal mungkin, menghambat timbulnya komplikasi, dan mencegah mortalitas atau kematian.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski demikian, dr. Suharko Soebardi, SpPD-KEMD, ahli penyakit dalam dan konsultan endokrin Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, mengatakan bahwa dalam pengendalian gula darah pada pasien diabetes pun bisa memiliki risiko.

img_title Merasa Sehat di Usia 40? Waspadai Deretan Penyakit yang Bisa Muncul Tanpa Gejala

“Risikonya bisa hipoglikemia atau gula darah terlalu rendah. Berbahayanya kalau orang dengan hipoglikemia ini pingsan kemudian tidak tertolong dalam enam jam, otaknya bisa rusak permanen sehingga hidupnya menjadi sangat bergantung pada orang lain," urai Suharko saat ditemui di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Selain itu, risiko lainnya adalah terjadi ketidakseimbangan antara asupan dan obat-obatan yang diberikan. Ini terjadi ketika konsumsi obat rutin dilakukan sementara pasien makan terlalu sedikit sehingga terjadi ketidakseimbangan.

img_title Kenapa Pria Makin Sering Buang Air Kecil Setelah Usia 40? Bahayakah?

Diabetes.

Ilustrasi diabetes/cek gula darah.

Jangan Hanya Tahu Angkanya, Gula Darah Juga Perlu Dikendalikan

Mengetahui kadar gula darah penting bagi penyandang diabetes. Namun, pengelolaan gula darah sebenarnya tidak cukup hanya dengan mengetahui berapa angkanya pada satu waktu

img_title
VIVA.co.id
11 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut