Makanan Ini Harus Dihindari Ketika Mengonsumsi Antibiotik

Ilustrasi buttermilk.
Sumber :
  • Pixabay/falovelykids

VIVA.co.id –Ketika mengonsumsi obat tentu ada beberapa syarat yang harus diikuti. Salah satunya ialah menghindari makanan yang justru dapat meredam fungsi dari obat itu sendiri.

img_title 86 Persen Masyarakat Indonesia Simpan Antibiotik di Rumah Tanpa Resep Dokter, IDAI Ungkap Bahayanya

Tak hanya meredam fungsi dari suatu obat, makanan tertentu juga bisa jadi bahaya karena menghambat proses pemulihan dan mungkin membuat penyakit tambah parah. Dilansir Times of India, berikut ini makanan yang harus dihindari ketika mengonsumsi obat antibiotik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Produk susu kecuali yoghurt

img_title Jangan Gunakan Antibiotik Tanpa Resep Dokter!

Mengonsumsi susu dan produk susu dapat mengganggu efek dari antibiotik yang Anda konsumsi selama pengobatan. Susu bahkan dapat menjadi penyebab utama dari diare, yang merupakan efek samping dari antibiotik.

Alkohol

img_title Terpopuler: Alasan Antibiotik Harus Dihabiskan, Gaya Unik Julie Estelle di Akhir Tahun

Konsumsi alkohol setelah minum antibiotik dapat menyebabkan efek samping yang tidak menyenangkan, termasuk pusing dan masalah pencernaan.

Makanan asam

Makanan yang bersifat asam seperti tomat, lemon,  jeruk bali dan minuman ringan menghambat proses penyerapan antibiotik dan dengan demikian, memperlambat pemulihan Anda.

Makanan tinggi serat

Makanan serat tinggi, seperti lentil, biji-bijian, kacang-kacangan, dan brokoli sangat sehat kecuali bila dikonsumsi bersama antibiotik. Makanan ini dikenal untuk memperlambat penyerapan makanan dalam perut yang dapat menunda laju penyerapan antibiotik.

Suplemen zat besi

Suplemen zat besi dan kalsium mengganggu penyerapan antibiotik. Disarankan setidaknya ada jarak sekitar tiga jam ketika ingin mengonsumsi suplemen zat besi setelah menelan antibiotik.

Makanan berat

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Konsumsi makanan berat setelah menelan antibiotik dapat menghambat proses penyerapan obat dan mempengaruhi sistem pencernaan Anda. Mereka membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna dan dapat menjadi hambatan dalam penyerapan antibiotik dan penyembuhan.

(mus)

Batuk dan Pilek

Batuk Pilek Tak Kunjung Sembuh? Ahli Kesehatan Ungkap Penyebab yang Sering Diabaikan

Banyak dari kita yang merasa batuk pilek yang tak kunjung sembuh meski sudah mengonsumsi obat dan beristirahat cukup. Apa penyebabnya? Simak penjelasan dari ahli di sini!

img_title
VIVA.co.id
14 Oktober 2025
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut