Waspada Endometriosis Bisa Picu Kanker

Ilustrasi wanita
Sumber :
  • Pixabay/Unsplash

VIVA.co.id – Endometriosis merupakan kondisi yang memicu nyeri haid hingga kemandulan pada wanita. Baru-baru ini, peneliti menemukan kembali dampak buruk endometriosis yakni berkaitan dengan kanker.

img_title Kabar Korban Ditendang di Senayan City dapat Teror Bikin Geger, Polisi Ungkap Fakta Sebenarnya

Dilansir dari laman Medical Daily, studi tersebut dipublikasi dalam New England Journal of Medicine, yakni para peneliti dari Kanada yang menemukan kanker akibat adanya mutasi gen di luka pelvis wanita dengan endometriosis. Meski kasus tersebut masih sedikit, para dokter diminta lebih waspada terhadap kondisi endometriosis.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami bukan hanya menemukan peradangan di sekitar jaringan endometriosis, tapi juga kesalahan genetik yang memicu gangguan biologi," ujar peneliti Michael Anglesio.

img_title Pria Penendang Wanita di Mal Senayan City Jadi Tersangka, Terancam Bui 5 Tahun

Studi ini melibatan 39 wanita yang dianalisis pada jaringan rahimnya. Peneliti menemukan mutasi gen pada satu dari 10 wanita.

Tim peneliti menemukan bahwa lesi atau perlukaan pada rahim endometriosis akibat konsumsi pil estrogen, progesteron atau riwayat bedah. Sehingga, endometriosis ini menjadi kasus yang cukup mengkhawatirkan.

img_title Pria Penendang Wanita di Senayan City Jadi Tersangka, Polisi Ungkap Fakta soal Pelaku dan Korban

"Penemuan mutasi ini menjadi langkah awal untuk mendalami gejala dan efek dari tiap pasien. Di mana, kami akhirnya mampu menemukan tindakan pencegahan agar tidak meningkatkan risiko dari kanker pada endometriosis," ujarnya lagi.

Pria yang didiuga aniaya wanita di Senayan City

Polisi Ungkap Pengakuan Wanita Korban Ditendang Pria di Senayan City, Bantah Dapat Teror

Sejumlah cuitan di media sosial muncul, mengenai adanya dugaan teror terhadap wanita yang menjadi korban penganiayaan oleh pria berinisial RR (44) di Mal Senayan City

img_title
VIVA.co.id
19 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut