Dampak Buruk Gula yang Sering Diabaikan

Ilustrasi makan.
Sumber :
  • Pexels/Kaboompics

VIVA.co.id – Konsumsi gula yang berlebihan memiliki dampak pada sistem metabolisme tubuh. Salah satunya berkaitan dengan peningkatan kadar gula darah tubuh dan berdampak pada diabetes.

img_title Penyakit Ginjal Sudah Ditemukan pada Usia 15 Tahun, Cek 7 Tanda yang Tak Boleh Diabaikan!

Sudah banyak penelitian yang mengaitkan adanya hubungan antara konsumsi gula berlebih dengan gangguan kesehatan. Berikut dampak berbahaya lainnya konsumsi gula secara berlebihan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

1. Menambah berat badan drastis

img_title Merasa Sehat di Usia 40? Waspadai Deretan Penyakit yang Bisa Muncul Tanpa Gejala

Dengan konsumsi gula tambahan secara berlebihan, membuat kadar lemak darah meningkat.

"Sebuah penelitian menunjukkan adanya penurunan berat badan secara bermakna, yang diikuti oleh penurunan kalori dari gula tambahan," ujar ahli gizi Dr. dr. Saptawati Bardosono, M.Sc. kepada VIVA.co.id.

img_title Kenapa Pria Makin Sering Buang Air Kecil Setelah Usia 40? Bahayakah?

2. Sindrom metabolik

Gula yang dikonsumsi terlalu banyak, memicu tingginya gula darah dan lemak darah di tubuh. Dengan demikian, sindrom metabolik dapat mengintai tubuh. Seperti diketahui, sindrom metabolik dapat memicu penyakit berbahaya seperti stroke, jantung, dan diabetes.

3. Penyakit kardiovaskuler

Konsumsi gula melebihi normalnya, dapat memicu penyakit jantung dan pembuluh darah. Sebanyak 1,3 kali risiko lebih besar pada konsumsi gula di atas 10 persen dan 2,75 kali pada konsumsi gula di atas 25 persen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

4. Kerusakan gigi

Banyak anak-anak yang cenderung mengalami gigi berlubang usai konsumsi makanan manis. Ternyata, gula menyebabkan air liur menjadi asam. Hal tersebut, jika sering terjadi, berisiko terhadap kerusakan gigi. (ren)
 

Ilustrasi diabetes/cek gula darah.

Jangan Hanya Tahu Angkanya, Gula Darah Juga Perlu Dikendalikan

Mengetahui kadar gula darah penting bagi penyandang diabetes. Namun, pengelolaan gula darah sebenarnya tidak cukup hanya dengan mengetahui berapa angkanya pada satu waktu

img_title
VIVA.co.id
11 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut