Tips Aman Memilih Cairan Pembersih Miss V

cairan pembersih miss v
Sumber :
  • Pixabay/pexels

VIVA – Tidak sedikit cairan pembersih organ intim wanita yang beredar di pasaran. Meski begitu, banyak kaum wanita yang masih mempertanyakan keamanannya untuk digunakan dalam keseharian.

img_title Batuk Pilek Tak Kunjung Sembuh? Ahli Kesehatan Ungkap Penyebab yang Sering Diabaikan

Cairan pembersih organ intim wanita disinyalir dapat mengurangi bakteri baik yang ada di sekitarnya. Hal ini ternyata bisa terjadi, jika sifat cairan pembersihnya mengandung antibiotik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kalau cairan pembersih bersifat antibiotik, kemudian dipakai secara rutin, bisa mematikan bakteri baik di organ intim wanita. Kalau memang bersifat seperti itu, sebaiknya jangan dipakai terlalu sering atau sebaiknya dihindari," ujar Dokter Spesialis Kandungan dan Kebidanan, dr. Rino Bonti Tri Hadma Shanti SpOG kepada VIVA.co.id ditemui di kawasan Senopati, Jakarta.

img_title 86 Persen Masyarakat Indonesia Simpan Antibiotik di Rumah Tanpa Resep Dokter, IDAI Ungkap Bahayanya

Bonti mengatakan pemakaian cairan pembersih dengan sifat tersebut, sebaiknya digunakan dengan arahan dari dokter, serta hanya digunakan saat ada indikasi tertentu yang disarankan oleh dokter.

"Cairan pembersih yang mengandung antibiotik sebaiknya dipakai saat ada indikasi saja, misal keputihan berlebih. Kalau untuk wanita dan ibu hamil, amannya yang hanya memiliki sifat hygiene tanpa antiseptik dan antibiotik yang berisiko mematikan bakteri baik," papar Bonti.

img_title Jangan Gunakan Antibiotik Tanpa Resep Dokter!

"Yang bersifat antiseptik malah membuat jamur merajalela di area organ intim. Kalau sifatnya hygiene saja, artinya hanya hambat pertumbuhan bakteri, itu yang diperbolehkan," jelasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satu cairan pembersih yang banyak digunakan sejak dulu yaitu rebusan air daun sirih. Meski disebut mengandung antiseptik, nyatanya daun sirih hanya bersifat hygiene yang artinya hanya membersihkan organ intim tanpa membasmi bakteri baiknya.

"Daun sirih hanya bersifat hygiene yang konsentrasinya hanya hambat pertumbuhan bakteri. Dia tidak membunuh bakteri sama sekali, jadi aman dipakai untuk membersihkan organ intim wanita," ujar Pakar Herbal, Dr. Irmanida Batubara, SSi, MSi, Kepala Pusat Studi Biofarmaka Institut Pertanian Bogor (IPB). (ase)

Ilustrasi organ intim.

Hukum Mencukur Bulu di Area Organ intim Dalam Islam, Ini Jawaban Buya Yahya

Menjaga kebersihan area genital penting untuk kesehatan organ intim. Salah satu cara yang sering dilakukan oleh pria maupun wanita adalah mencukur rambut di area tersebut

img_title
VIVA.co.id
10 Februari 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut