Rahasia Masak Rendang Jengkol Agar Tak Berbau Menyengat

Rendang jengkol.
Sumber :
  • VIVA/Andri Mardiansyah (Padang)

VIVA – Menikmati sajian rendang daging sudah biasa. Bagaimana dengan rendang jengkol? Ya, rendang tidak selalu berbahan dasar daging.

img_title Wujudkan Solidaritas, DPP Golkar Salurkan Ribuan Paket Rendang Kaleng untuk Warga Palestina

Di daerah asalnya, rendang bisa terbuat dari berbagai bahan. Tentu saja rendang jengkol menjadi salah satu primadona.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Rumah Randang di Jalan Ahmad Yani, Padang, Sumatera Barat adalah salah satu restoran yang menyajikan varian rendang jengkol. Salah seorang pengelola restoran, Neni Rahdipa memastikan bahwa rendang jengkol di sana sama sekali tidak mengeluarkan bau menyengat. Kelezatannya juga tak kalah dengan rendang daging yang lebih dahulu dikenal banyak orang.

img_title Kuasa Usaha Kedubes AS di Jakarta Akui Jatuh Cinta pada Rendang Indonesia

Dikatakan Neni, saat ini rendang daging sudah mendunia dan serta disukai banyak orang. Nah, untuk memberikan ragam pilihan varian rendang kepada konsumen, Rumah Randang kemudian mencoba membuat varian rendang berbahan dasar jengkol. Jengkol selama ini kebanyakan diolah menjadi masakan semur jengkol, sambal goreng jengkol atau gulai jengkol.

Walau memiliki bau menyengat, tak sedikit pula yang menyukai sajian jengkol. Bahkan, sebagian wisatawan asing yang berkunjung ke Indonesia juga acap kali mencicip olahan jengkol.

img_title Gak Cuma Rendang, Ini 5 Kuliner Nusantara yang Diprioritaskan Kemenpar untuk Promosi Dunia

Proses Memasak

Menurut Neni, memasak rendang jengkol sedikit berbeda dengan rendang daging. Itu karena jengkol cepat matang jika direbus. Jengkol juga harus diolah sedemikian rupa agar tidak berbau menyengat.

“Agar jengkol empuk dan baunya hilang, pertama-tama jengkol direbus menggunakan irisan daun salam atau juga bisa dengan cara direndam di dalam air kapur satu malam sebelum diolah,” kata Neni saat ditemui VIVA di Padang baru-baru ini.

Barulah kemudian jengkol ditiriskan dan dipukul sampai gepeng. Setelah semua jengkol dipukul, selanjutnya panaskan minyak goreng secukupnya, lalu tumis bumbu halus beserta daun salam, jahe dan serai sampai wangi, lalu masukkan jengkol sambil terus diaduk.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setelah jengkol sudah bercampur dengan bumbu tadi, maka masukkan air dan masak kembali sampai jengkol benar-benar empuk dan disertai dengan santan kelapa yang sudah disiapkan dengan diaduk perlahan agar santan tidak pecah.

Saat mulai mendidih, tambahkan garam, gula pasir dan penyedap rasa. Aduk sesekali dengan perlahan, lalu masak sampai bumbu meresap dan mengental. Setelah adonan mengering dan berubah warna menjadi hitam atau kecokelatan, maka rendang jengkol dapat diangkat dan siap untuk di hidangkan. Lezat!

Gebu Minang dan Hanura Kirim Bantuan ke NTT

Hanura-Gebu Minang Kirim 3,6 Ton Rendang dan 2,5 Ton Obat-obatan untuk Korban Gempa NTT

Bantuan sebanyak 3,6 ton daging rendang dan 2,5 Ton obat-obatan, diberangkatkan dari Lanud Halim Peradana Kusuma Jakarta dengan Pesawat TNI AU menuju Maumere, Flores, NTT

img_title
VIVA.co.id
23 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut