Ternyata Ini Alasan Semakin Banyak Bule yang Gemar Rendang

Randang.
Sumber :
  • Dok. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

VIVA – Beberapa waktu belakangan, dunia kuliner Indonesia memang tengah naik daun. Perkembangan kuliner khususnya makanan khas Indonesia mengalami perkembangan yang sangat luar biasa dalam beberapa tahun ini.

img_title Wujudkan Solidaritas, DPP Golkar Salurkan Ribuan Paket Rendang Kaleng untuk Warga Palestina

Hal tersebut juga dibenarkan oleh Chef Vindex Tengker, Advisor Asosiasi Culinary Profesional Indonesia, yang mengatakan bahwa apresiasi orang terhadap makanan Indonesia, terutama dari Indonesia sendiri, sudah lebih besar dibanding 10-20 tahun yang lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dahulu orang lebih pilih makanan Prancis atau Italia. Sekarang terbalik, banyak restoran Indonesia muncul, baik di dalam maupun luar negeri yang menampilkan makanan Indonesia autentik, meski ada kontemporernya juga," kata Vindex saat ditemui VIVA di sebuah acara di Jakarta belum lama ini.

img_title Kuasa Usaha Kedubes AS di Jakarta Akui Jatuh Cinta pada Rendang Indonesia

Di kancah internasional pun posisi kuliner Indonesia semakin mencuri perhatian. Lihat saja rendang yang semakin memantapkan kedudukannya sebagai makanan terlezat di dunia.

Rendang Sapi.

img_title Gak Cuma Rendang, Ini 5 Kuliner Nusantara yang Diprioritaskan Kemenpar untuk Promosi Dunia

"Rendang menjadi most delicious food pertama pada tahun 2011, kemudian tahun 2017 kembali diumumkan sebagai the best in the world. Jadi rendang dicap sebagai nomor satu di dunia. Baru-baru ini saya juga kolaborasi membuka restoran Indonesia di Los Angeles dan yang jadi best selling rendang," ucap Vindex.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepopuleran rendang di kalangan orang asing, menurut Vindex, karena kini lidah mereka sudah semakin akrab dengan bumbu-bumbu rempah Indonesia. Ia melihat, dalam 5-10 tahun ke belakang, makanan eksotik memang tengah menjadi tren.

Vindex juga menilai, permintaan akan makanan Indonesia semakin tinggi. Hal ini disebabkan semakin banyaknya orang-orang yang traveling sehingga semakin mengerti dan mengenal bahan-bahan rempah yang eksotis. Kemudian, sekarang penerimaan lidah orang asing terhadap tingkat kepedasan juga semakin meningkat.

Gebu Minang dan Hanura Kirim Bantuan ke NTT

Hanura-Gebu Minang Kirim 3,6 Ton Rendang dan 2,5 Ton Obat-obatan untuk Korban Gempa NTT

Bantuan sebanyak 3,6 ton daging rendang dan 2,5 Ton obat-obatan, diberangkatkan dari Lanud Halim Peradana Kusuma Jakarta dengan Pesawat TNI AU menuju Maumere, Flores, NTT

img_title
VIVA.co.id
23 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut