Di Kafe Ini, Jus Kurma Disajikan dengan Metode Sunah

Jus kurma di Cafe D-Energy
Jus kurma di Cafe D-Energy
Sumber :
  • VIVA/Dani Randi

VIVA – Manisnya kurma memang paling cocok diolah menjadi minuman segar. Memiliki manis alami membuat kurma jadi salah satu bahan tambahan yang melezatkan apabila diolah menjadi jus atau minuman shake.

Agar tetap enak dan lezat, pengolahan kurma jadi jus ini juga dinilai tidak sembarangan. Bahan yang digunakan harus benar-benar kurma pilihan. Dan bahan campurannya, tentunya yang berkualitas.

Misalnya di Cafe D-Energy di kompleks SPBU Lamsayeun, Aceh Besar, Aceh, pemilik kafe ini mengharuskan para baristanya untuk menyajikan jus kurma dengan metode sunah, yaitu jumlah kurma yang diblender harus ganjil.

Pemilik kafe, Nahrawi Noerdin meyakini dengan mengikuti metode sunah, kurma yang dikonsumsi bisa bermanfaat bagi tubuh. Ia menyebut, ada dasarnya yang mengharuskan dia pakai metode seperti itu.

"Kita pakai kurma metode sunah, yaitu kurma jumlahnya ganjil, kita ada dasarnya. Mungkin dari ganjil juga bisa positif untuk kesehatan," kata Nahrawi saat berbincang dengan VIVA, beberapa waktu lalu.

Kurma yang dipakai untuk jus dipasok dari Jakarta. Nahrawi mengaku dalam sehari, dia bisa menghabiskan hingga 5 kilogram (kg) kurma pilihan. Di sini, memang terkenal akan lezatnya jus kurma. Apalagi, minuman tersebut menjadi yang paling laris di kafe ini.

Saat VIVA mencoba jus kurma, rasanya cukup mantap. Aroma buah kurmanya sangat terasa, teksturnya yang lembut juga membuat sari kurma terasa di lidah.