6 Makanan Khas Cirebon yang Bikin Nagih, Cocok untuk Semua Lidah

Empal gentong.
Empal gentong.
Sumber :
  • Cookpad/Susi Agung

VIVA – Ada beberapa makanan khas Cirebon yang wajib dicoba bila kamu berkesempatan untuk berkunjung ke kota pelabuhan ini. Kota ini sangat dikenal oleh masyarakat karena menyajikan destinasi wisata yang menarik, baik untuk wisatawan domestik maupun mancanegara. Cirebon juga dikenal mempunyai tempat bersejarah di antaranya adalah Keraton Kasepuhan, Keraton Kanoman, dan Keraton Kacirebonan. 

Sementara untuk kekayaan budaya terdiri atas seni dan karya seperti batik dengan corak khas Cirebon, tari topeng, wayang golek, dan lukisan kaca. Karena itu, Cirebon mempunyai kuliner khas yang tidak kalah menarik. Menikmati makanan khas Cirebon adalah salah satu kegiatan wisata yang tidak boleh dilewatkan oleh para wisatawan saat berkunjung ke kota ini. 

Dalam beberapa tahun belakangan, wisata kuliner mengalami perkembangan yang sangat pesat di dalam industri pariwisata saat ini. Budaya Kota Cirebon yang khas lantaran menyatunya unsur budaya Hindu, China, dan Islam sehingga berpengaruh terdapat kuliner khas kota tersebut yang sangat lezat dan menggugah selera. Nah, untuk kamu yang penasaran dengan kuliner khas Cirebon, berikut ulasan selengkapnya yang disadur dari berbagai sumber. 

1. Nasi Jamblang

Nasi jamblang.

Nasi jamblang.

Photo :
  • U-Report

Nasi jamblang atau biasa disebut sebagai sega jamblang oleh masyarakat asli Cirebon ini merupakan makanan khas yang berasal dari sebuah desa di Cirebon yang bernama Jamblang. Karena itu, nama makanan ini disebut sebagai Jamblang. Nasi jamblang adalah salah satu makanan khas Cirebon yang mulanya disajikan untuk para pekerja paksa yang membangun Jalan Raya Pos dari Anyer sampai Panarukan. 

Menariknya, nasi jamblang ini dibungkus dengan memakai daun jati. Nasi jamblang umumnya dilengkapi dengan lauk pauk yang disajikan secara prasmanan seperti telur dadar, sambal goreng, tahu, tempe, semur tahu, paru-paru sapi, ayam, perkedel, telur puyuh, telur goreng, sate kentang, semur ikan, semur hati, dan masih banyak lainnya. 

2. Empal Gentong

Empal Gentong / Gambar via theboxsceneproject.org

Empal Gentong / Gambar via theboxsceneproject.org

Photo :
  • U-Report

Empal gentong merupakan salah satu sup tradisional yang berasal dari Cirebon. Sup ini dimasak di dalam pot yang terbuat dari tanah liat. Sementara untuk bahan-bahan dari empal gentong adalah kombinasi dari daging sapi, bumbu rempah seperti bawang merah, bawang putih, kemiri, kunyit, pala, santan, kecap manis, cengkeh, serai, dan daun jeruk purut. 

Ada banyak sekali variasi makanan khas Cirebon ini dengan bahan lain yang berbeda. Sementara untuk cara membuat empal gentong sendiri dimulai dengan daging yang direbus perlahan di dalam kuah sampai daging menjadi empuk dan mulai hancur. Sebelum disajikan, hidangan ini akan dihiasi dengan daun bawang sehingga memberikan rasa tambahan untuk empal gentong ini. 

3. Nasi Lengko

Nasi lengko khas Cirebon.

Nasi lengko khas Cirebon.

Photo :
  • http://nglayabcirebon.blogspot.com

Nasi lengko atau yang biasa disebut sebagai sega lengko merupakan makanan khas Cirebon, Indramayu, Brebes, Tegal, dan sekitarnya. Nasi lengko berasal dari kata lengko yang mempunyai arti langka. Kata langka ini berarti jarang atau tidak ada pada lauk lengko sedikit. Bahan-bahan untuk hidangan ini adalah nasi putih hangat, tempe goreng, tahu goreng, mentimun, tauge, daun kucai, bawang goreng, kecap manis, dan saus kacang. 

Tempe dan tahu goreng dipotong kecil dan diletakkan di atas piring nasi. Mentimun cincang ditaburkan di atasnya. Tauge matang dan saus kacang diletakkan di atasnya, dengan potongan daun bawang. Kemudian ditambahkan kecap asin sampai kecokelatan, dan taburi dengan bawang goreng. Lalu ditambahkan kerupuk aci bulat atau persegi sebagai pelengkap. Kerupuk ini bisa diolesi dengan kecap. 

4. Mie Koclok

Mie Koclok

Mie Koclok

Photo :
  • Tangkapan Layar

Mie koclok merupakan salah satu mie ayam khas Cirebon. Mie ini disajikan dengan memakai kuah kental yang hampir mirip dengan bubur. Kuah ini terbuat dari kaldu ayam dan kuah santan yang dikentalkan tepung jagung atau tepung tapioka. 

Bahan-bahan untuk membuat mie koclok ini adalah dada ayam suwir, kol, tauge, telur rebus, air jeruk purut, taburan irisan seledri, daun bawang, dan bawang merah goreng. Menurut dialek Cirebon, koclok sendiri berarti kocok yang mengacu pada metode untuk melunakkan dan memasak mie dengan mengocok mie. 

Mie kemudian ditempatkan ke dalam wadah timah berpori sambil direbus dengan air panas. Hidang ini umumnya memakai mie telur kuning kental, tapi dalam beberapa varian memakai bihun. Sementara untuk menambah rasa, pedas, tekstur, bisa ditambahkan kecap manis, sambal, dan kerupuk. 

5. Tahu Gejrot

Tahu gejrot.

Tahu gejrot.

Photo :
  • U-Report

Asal muasal dari kehadiran makanan khas Cirebon ini adalah dari para etnis Tionghoa yang mendirikan pabrik tahu di kawasan Jatiseeng, Kecamatan Ciledug, Kabupaten Cirebon. Hidangan ini berasal dari tahu gembos dipotong kecil-kecil kemudian disiram dengan kuah berwarna cokelat dari gula merah. 

Untuk membuat air gula merah yang encer, para pedagang biasanya akan memakai botol berlubang kecil yang bila dituangkan harus dengan cara diremas sampai saat air keluar bunyi jrot-jrot. Dari sini, masyarakat sekitar Cirebon menyebut hidangan ini dengan tahu gejrot. 

Cara membuatnya sangat mudah, dimulai dengan menyiapkan tahu yang direndam di dalam air matang dan ditambahkan satu sendok teh garam halus. Setelah direndam, tahu kemudian digoreng sampai matang, angkat, dan tiriskan. Tahap berikutnya adalah membuat saus untuk tahu gejrot. 

Caranya juga sangat mudah, hanya dengan menghaluskan bawang putih, cabai merah, cabai rawit, bawang merah, cabai hijau, gula merah, garam, kemudian tambahkan air asem, air, dan kecap manis. Lalu, aduk rata dan masak sampai mendidih. Tahu gejrot biasanya disajikan dengan saus lalu ditaburi dengan bawang merah goreng di atasnya. 

6. Sate Kalong

Sate kalong khas Cirebon.

Sate kalong khas Cirebon.

Photo :
  • U-Report

Makanan khas Cirebon yang harus kamu coba berikutnya adalah sate kalong. Walaupun namanya adalah sate kalong, tapi sate ini terbuat dari daging kerbau atau daging sapi. Disebut sebagai sate kalong lantaran awalnya hanya dijajakan di malam hari setelah matahari terbenam. Sate kalong ini memiliki cita rasa yang unik, yaitu kombinasi rasa manis dan rempah. 

Berbeda dengan sate kebanyakan, sate ini terbuat daging kerbau yang dimasak terlebih dahulu hingga empuk, kemudian dicelupkan ke dalam bumbu rempah dan dibakar. Sebagai pelengkap, sate kalong ini disajikan dengan memakai bumbu kacang yang berupa oncom dan kaldu rebusan dari daging kerbau. 

Untuk kamu yang penasaran bisa mendatangi Jl. Pecinan Cirebon yang pada masa pemerintahan Walikota Kumaedhi Syafrudin dikenal sebagai “Pujamari” atau pusat jajanan malam hari. Di sini kamu akan menemukan banyak pedagang yang menjual sate kalong. Sate kalong ini mempunyai ciri khas rasa gurih, asin, dan manis.