Chef Martin Praja Bongkar Trik Olah Protein yang Pas dan Benar

Daging Sapi dan Ayam
Sumber :
  • Nakita

Bogor, VIVA – Protein memiliki banyak manfaat penting bagi tubuh, seperti membangun dan memperbaiki jaringan tubuh, menjaga keseimbangan cairan, mendukung pertumbuhan otot, menjaga kesehatan tulang, serta berperan dalam berbagai fungsi metabolisme dan kekebalan tubuh. 

img_title Sudaryono: Konsumsi Protein Anak Naik Hampir 80% Berkat MBG

Oleh karena itu, mengolahnya dengan benar sangat penting. Selain untuk menjaga agar manfaatnya tetap optimal, mengolah dengan cara yang tepat juga akan mempertahankan kelezatan rasanya. Scroll untuk tahu lebih lanjut, yuk!

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Chef Martin Praja mengungkap, sebenarnya banyak sekali cara yang bisa dilakukan untuk mengolah protein, baik dari teknik, cara pengolahan dan juga pemotongannya. 

img_title Penampakan Sapi Berkaki 6 Asal Boyolali, Juarai Kontes Piala Presiden

“Dalam artian, kalau mau mengolah daging ayam, ikan, atau sapi, kita harus tau dulu bahwa daging ayam itu harus fully cooked jangan sampai ada ayam yang tidak matang,” ujarnya saat kompetisi kuliner Clash of Flavours: Farm to File, yang digelar Japfa Food dan Imperial Group di Bogor, Jawa Barat, Rabu 18 Juni 2025.

Chef Martin Praja (dua dari kanan).

Photo :
  • Japfa Food.

img_title Banyak Siswa Keracunan Massal Usai Konsumsi MBG, Bos BGN: Protein Hewani Banyak yang Rusak

Begitu pun dengan daging sapi yang juga memiliki tingkat kematangan yang berbeda. 

“Kayak misalnya steak, ada medium, medium well dan welldone. Tapi kalo ngomongin ikan juga sama,” ungkapnya. 

Chef Martin lebih lanjut mengungkapkan, satu hal yang sering terjadi di dunia bisnis F&B adalah protein-protein yang dimasak terlalu matang. 

“Yang paling sering terjadi di dunia bisnis F&B, makanan-makanannya itu over cooked, sehingga makanannya menjadi lebih dry, lebih keras, moisture-nya keluar sehingga rasanya menjadi kurang enak,” bebernya. 

Oleh karena itu, Chef Martin pun menyarankan untuk menggunakan teknik yang tepat dalam mengolah protein. Seperti apa?

“Misalnya daging sapi bagian iga, iga itu adalah daging yang keras, berarti kita harus menggunakan teknik slow cooking sehingga menghasilkan citarasa yang empuk, juicy,” imbuhnya.

“Tapi kalo proteinnya ayam, kita juga harus memastikan daging ayam itu tetap juicy dan juga gak dry, jangan sampai over cooked,” tutup Chef Martin Praja. 

Clash of Flavours: Farm to Fire

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Chef Martin membahas hal tersebut saat menjadi juri untuk kompetisi Clash of Flavours yang digelar Japfa Food dan Imperial Group, yang diselenggarakan pada 15–18 Juni 2025 di Bogor, Jawa Barat.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut