Cara Unik Waspada HIV/AIDS: Menari

Logo peringatan hari HIV/AIDS.
Sumber :
  • REUTERS/Navesh Chitrakar

VIVAlife - Dance4life hari ini memperingati hari HIV/AIDS sedunia di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Minggu 7 Desember 2014.

Polemik Kenaikan UKT, MUI Sebut Sama Saja Larang Orang Miskin Kuliah

Kegiatan Dance4life ini, bertujuanĀ  menggalang peran remaja untuk terlibat aktif dalam penanggulangan HIV/AIDS di kalangan remaja Indonesia.

"Sepanjang tahun 2014, Dance4life Indonesia menjangkau 20.000 remaja di seluruh Indonesia melalui sekolah dan komunitas. Kami juga menjangkau lebih dari 600.000 remaja untuk kampanye," tutur Monique Soesman, Direktur Rutgers WPF Indonesia.

Terpidana Pembunuhan Vina Cirebon, Saka Tatal Ngaku Jadi Korban Salah Tangkap: Saya Dipaksa

Kemudian, sebagai bentuk kepedulian terhadap HIV/AIDS, Palang Merah Indonesia menggelar kegiatan donor darah kepada peserta dan pengunjung Dance4life.

"Donor darah menjadi salah satu bagian dari kegiatan dalam peringatan HAS kali ini. Melalui donor darah, PMI berusaha memberikan produk darah yang aman dari penyakit dengan melakukan pemeriksaan penyakit, yaitu HIV, sifilis, dan hepatitis sebelum darah tersebut digunakan oleh masyarakat," jelas Farid Husen, Pengurus PMI Pusat Bidang Kesehatan, Donor Darah, dan RS PMI.

Perkara Stiker di Motor Bisa Bikin Marc Marquez Gagal Promosi ke Ducati

Kemudian, pada perayaan Dance4life kali ini dimeriahkan penampilan kreasi kepedulian akan HIV, kekerasan seksual, dan kehamilan tidak direncanakan.

PMI juga menggelar promosi kesehatan melalui permainan edukasi dan kartu penilaian diri terhadap risiko kesehatan, t-shirt painting, science game, dan pagelaran musik perkusi.

Kegiatan Dance4life bekerjasama dengan beberapa organisasi, yaitu Yayasan Pelita Ilmu, Yayasan AIDS Indonesia, Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia, Palang Merah Indonesia, dan Rutgers WPF Indonesia. (Syaeful/Jakarta)

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya