Terungkap, Konsumsi Gula Berlebih Bisa Bikin Mabuk

Gula.
Sumber :
  • Pixabay/gugue

VIVA.co.id – Bagi Anda penggemar makanan manis dan penuh gula, sebaiknya harus lebih berhati-hati. Itu karena makanan manis dan mengandung gula ternyata bisa memabukkan.

img_title Kental Manis Sering Disangka Susu, Edukasi soal Konsumsi Masih Diperlukan

Mengonsumsi terlalu banyak gula menyebabkan suatu kondisi layaknya orang mabuk seperti menderita gangguan pikiran, mudah marah, sakit kepala dan kelelahan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Mabuk gula adalah suatu hal yang nyata ketika Anda merasa tidak nyaman setelah mengonsumsi dosis gula yang banyak," ujar Kim Larson, ahli diet dan ahli gizi terdaftar, seperti dikutip dari Huffington Post.

img_title Harga Cabai hingga Telur Ayam dan Gula Kembali Naik, Cek Daftar Lengkapnya

Awalnya, secara perlahan gula meningkatkan endorfin dan membuat seseorang merasa senang. Namun, menurut Larson, kandungan gula kemudian bisa tiba-tiba turun dan menyebabkan Anda mudah marah, iritasi dan lelah.

Jika terjadi satu kali, hal ini mungkin tak menjadi masalah besar, tetapi jika terjadi secara rutin dan teratur jelas akan mempengaruhi kesehatan Anda dari waktu ke waktu.

img_title Bantu Kembangkan Perkebunan Tebu Rakyat, Mentan Amran Pede Produksi Gula Nasional Makin Meningkat

Selain itu, kenaikan berat badan, peningkatan risiko diabetes dan penyakit jantung akibat mengonsumsi gula berlebihan juga dapat mempengaruhi otak Anda. Terlalu banyak mengonsumsi gula dalam frekuensi waktu yang cukup sering juga bisa menimbulkan seseorang kecanduan gula, menurut Laura Schmidt, seorang profesor kesehatan dari University of California di San Francisco.

"Kami tidak memiliki studi spesifik tentang gula bisa membuat mabuk, tapi kami memiliki cukup bukti tentang ketergantungan orang pada gula," kata Schmidt.

Ia menjelaskan bahwa asupan gula berlebih bisa mengubah sistem di otak. Gula meningkatkan tingkat hormon dopamin dan menyebabkan kesenangan. Namun, jika secara terus menerur, hormon dopamin akan membanjiri sistem dalam otak. Dari waktu ke waktu otak akan berpikir bahwa mereka kekurangan dopamin.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Cara terbaik untuk menghindari dampak jangka pendek dan jangka panjang dari mabuk gula ini tentu saja dengan mengurangi dan membatasi asupan gula. Pedoman diet Amerika pada tahun 2015 merekomendasikan asupan gula sehari-hari, yakni tidak lebih dari 10 persen dari jumlah asupan kalori harian Anda.

Ilustrasi gula

Ilustrasi gula (foto ilustrasi)

Panja Gula Minta Segera Tunjuk BUMN yang Berhak Melakukan Impor Guna Cegah Rafinasi Rembes ke Pasar

Panitia Kerja (Panja) Gula Komisi VI DPR RI kembali bergulir. Mereka akan kembali mengundang pemerintah, termasuk perusahaan BUMN, dalam menata tata niaga gula nasional

img_title
VIVA.co.id
23 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut