Cara Lebih Sehat Menikmati Apel
- Pixabay/Couleur
Apel dan cokelat
Apel memiliki kenadungan flavonoid yang tinggi disebut quercetin, sedangakan cokelat kaya akan flavonoid yang disebut catechin. Dalam sebuah penelitian yang dilakukan ilmuan Italia, saat terjadi pembekuan darah atau kerusakan pada pembuluh darah,
Perlu diketahui, ketika pembuluh darah terganggu atau rusak, maka akan terjadi porduksi kolagen di dalam aliran darah yang menyebabkan trombosit darah menjadi terkonsentrasi dan menumpuk. Hal ini akan menyebabkan penyumbatan pada pembuluh arteri yang dapat memicu serangan jantung dan stroke.
Para peneliti menemukan bahwa ketika quercetin dan catechin disatukan, maka interaksi antara kolagen dan trombosit darah dapat dicegah, sehingga pembekuan darah dapat dihindari dan menurunkan risiko penyakit kardiovaskular.
Apel dan keju
Mengunyah apel dapat menstimulasi produksi air liur. Air liur seperti yang diketahui berfungsi untuk mengusir partikel makanan dan bakteri yang menempel di mulut. Air liur juga memiliki alkaline yang bisa menetralkan keasaman pada plak penyebab gigi berlubang.
Keju memiliki kandungan tiramin yang tinggi. Tiramin merupakan senyawa yang mampu mengurangi asam pada plak. Sebuah penelitian yang dimuat di jurnal General Dentistry pada 2013 dilakukan dengan melibatkan 68 partisipan. Mereka diminta untuk tidak menggosok gigi. Setelah dua hari, mereka diberikan keju, susu, atau yogurt. Mereka yang mengonsumsi keju memiliki plak lebih sedikit ketimbang mereka yang mengonsumsi susu atau yogurt.