Membuat Kaldu Tulang yang Mudah dan Nikmat

Masakan Kaldu Dengkul Sapi di Depot Kaldu Al-Ghozali, Sampang, Madura
Sumber :
  • VIVA.co.id/ Nur Faishal/ Surabaya

VIVA.co.id – Kaldu tulang sapi termasuk kaldu yang populer untuk menambah citarasa makanan terutama makanan berkuah. Membuat kaldu nikmat memang susah-susah gampang. Namun Anda tidak perlu khawatir karena ada beberapa tips yang dilansir laman Bon Appetit yang bisa Anda ikuti untuk membuat kaldu yang kental dan nikmat. Berikut di antaranya.

img_title Cobalah Cara Murah ini untuk Atasi Saraf Kejepit, Banyak Tersedia di Pasar

Bersihkan dan rebus
Bersihkan tulang dari kotoran yang menempel. Kaldu tulang sebaiknya dibuat dengan tulang dan daging yang kaya kolagen seperti sumsum dan bagian kaki. Tidak hanya daging atau tulang sapi saja yag dapat dijadikan kaldu, ternyata ayam, domba, babi atau lembu juga bisa jadi pilihan. Rebus tulang dengan air dingin hingga mendidih dan matang selama 20 menit.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Panggang
Cara ini mungkin jarang dilakukan, namun tidak ada salahnya mencoba, bukan? Anda bisa panaskan tulang di dalam oven hingga suhu 450 derajat. Warna tulang dan daging yang kecokelatan akan menambah rasa pada kaldu Anda.

img_title Manfaat Kaldu Tulang bagi Kesehatan, Jarang Diketahui Padahal Luar Biasa Kandungannya

Jangan banyak campuran
Menurut Andy Baraghani, editor spesialis kuliner laman Bon Appetit mengatakan bahwa dalam membuat kaldu sapi tidak perlu menggunakan banyak bahan. Cukup gunakan bahan penambah aroma seperti bawang merah atau putih dan lada hitam. Sebaiknya jaga rasa kaldu terkonsentrasi pada tulang itu sendiri.

Gunakan panci yang besar
Panci ini berguna untuk merebus tulang menjadi kaldu. Tambahkan cukup air untuk merebus tulang, didihkan sambil ditutup. Jangan terlalu banyak menambahkan air karena rasanya akan terasa tawar.

img_title Resep Kaldu Tulang Kaya Kolagen, Lezat dan Bikin Kulit Awet Muda

Didihkan lebih lama
Sebaiknya didihkan atau rebus tulang lebih lama karena tulang cenderung tebal dan keras. Semakin lama direbus, maka semakin banyak pula aroma tulang yang dihasilkan. Berbeda dengan rebusan tulang biasa, semakin tebal tulang maka rasanya akan tetap bertahan lebih lama setelah berkali-kali dipanaskan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dinginkan segera
Anda perlu tahu bahwa kaldu yang panas bisa menjadi tempat yang baik untuk perkembangan bakteri. "Dinginkan secepat mungkin," ujar Claire Saffitz, editor kuliner senior laman Bon Appetit. Cara ini akan membuat kaldu tetap segar lebih lama.

Ketika tulang sudah disaring, tuang air kaldu dalam tempat yang lebih lebar dan dangkal agar air kaldu cepat dingin. Anda bisa tambahkan beberapa balok es. Tak perlu khawatir karena es tidak mengubah rasa kaldu.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut