Konsumsi Kacang Kurangi Risiko Gagal Jantung

Kacang tanah.
Sumber :
  • Pixabay/Couleur

VIVA.co.id –Makan kacang sebagai camilan ternyata dapat membantu melindungi Anda dari risiko terserang penyakit jantung yang dapat menyebabkan serangan jantung dan stroke.

img_title Gagal Jantung: Ancaman Diam-diam dari Penyakit Jantung yang Tidak Terkontrol

Para peneliti dari Pennsylvania State University di Amerika Serikat meminta 15 pria dengan kelebihan berat badan dan obesitas yang sehat untuk terlibat dalam studi.  Peserta lantas diminta mengonsumsi makanan secara terkontrol, termasuk kacang tanah sebanyak 85 gram dalam minuman.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kelompok peserta lainnya juga diberi makan dengan kuantitas gizi yang sama dan kualitas, tapi tanpa kacang. Peneliti lantas mengambil sampel darah mereka untuk mengukur lipid, lipoprotein dan insulin setelah 30, 60, 120 dan 240 menit.

img_title Terpopuler: 4 Fakta Mengenai Gagal Jantung, hingga 3 Shio Paling Beruntung di Tahun Ular Kayu 2025

Para peneliti menemukan bahwa ada pengurangan 32 persen tingkat trigliserida, jenis lemak yang ditemukan dalam aliran darah peserta yang mengonsumsi kacang tanah dibandingkan dengan yang tidak mengonsumsinya. Demikian dilansir dari laman Indian Express.

Studi ini juga menunjukkan, makan kacang dapat menjaga sel-sel yang melapisi pembuluh darah arteri yang sehat dan membantu mereka tetap lebih elastis, kata para peneliti.

img_title 4 Fakta Mengenai Gagal Jantung, Penyebab Meninggalnya Emilia Contessa

“Biasanya, setiap kali kita makan sesuatu, hal itu menyebabkan arteri menjadi sedikit kaku selama beberapa periode setelah makan, tapi kami telah menunjukkan bahwa jika Anda makan kacang dengan makanan Anda, ini dapat membantu mencegah respons kaku itu ,” kata salah satu peneliti, Penny Kris-Etherton dari Penn State.

Seiring waktu, respons arteri kaku dapat membatasi aliran darah ke seluruh tubuh dan menyebabkan jantung bekerja lebih keras, meningkatkan risiko masalah kardiovaskular serius dari waktu ke waktu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ketika jantung bekerja lebih keras dan lebih keras, selama periode waktu yang panjang, pada akhirnya bisa menyebabkan gagal jantung,” kata Kris-Etherton.

“Setelah makan, trigliserida meningkat dan ini biasanya mengurangi pelebaran arteri, tetapi kacang mencegah kenaikan besar trigliserida setelah makan,” ucapnya menambahkan.

ilustrasi gagal jantung.

Mengenal LVAD, Alat Bantu Jantung Terkecil yang Buka Peluang Baru Pengobatan Gagal Jantung

Berdasarkan Global Burden of Disease (GBD) 2019, prevalensi gagal jantung di Indonesia mencapai sekitar 900-1.000 kasus per 100.000 penduduk, tingkat kematian 34,1 persen

img_title
VIVA.co.id
6 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut