4 Permainan Edukatif untuk Mengisi Liburan Sekolah

Ilustrasi ibu dan anak atau parenting.
Sumber :
  • Pixabay

VIVA – Libur Lebaran dan sekolah yang jatuh bersamaan, membuat anak-anak memiliki waktu berlibur yang cukup panjang. Panjangnya waktu libur pun dimanfaatkan orangtua untuk melakukan perjalanan wisata ke beberapa destinasi.

img_title Tidak Semua Game Roblox Dibuat Studio Besar, Inilah Sisi Platform yang Sering Luput dari Perhatian

Namun, tidak sedikit dari anak-anak yang menghabiskan waktu liburan di rumah.
Ketika mengisi waktu liburan sekolah panjang, penting bagi orangtua untuk merencanakan ragam kegiatan yang berkualitas untuk membangun kelekatan emosional, salah satunya dengan melakukan aktivitas fisik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Psikolog dan Founder Personal Growth, Ratih Ibrahim, semua aktivitas fisik dapat memberikan rangsangan untuk memancing respons yang dapat melatih tumbuh kembang otak anak.

img_title Jika Cuphead dan Minecraft Digabung, Hasilnya Bisa Seperti Game Steam Baru Ini

Terlebih karena dapat mengembangkan beberapa aspek kecerdasan anak, meliputi aspek psikomotorik, kognitif, emosi dan psikososial.

“Yang paling penting, aktivitas yang diadakan oleh orangtua memberikan stimulasi untuk melengkapi life skills yang diberikan di sekolah. Ini penting dalam proses pembentukan karakter anak,” ucap Ratih saat ditemui VIVA baru-baru ini.

img_title Fitur Gratis Mulai Jadi Daya Tarik Game AAA, dari Mode Baru hingga Opsi yang Membuat Permainan Lebih Fleksibel

Ratih pun memberikan beberapa contoh jenis kegiatan edukatif yang mudah dan bisa diaplikasikan bersama si kecil di rumah.

Menggambar menggunakan jari-jari tangan (finger painting)

Ajak si kecil menggambar menggunakan jari-jari tangannya dengan bahan-bahan alami yang ada di dapur Anda. Cukup gunakan tepung kanji dan pewarna makanan yang tersedia dan biarkan ia berkreasi sambil mewujudkan imajinasinya.

Melalui kegiatan ini, Anda akan melatih keterampilan motorik halus anak (sensori-motorik), kreativitas, kognitif (dengan mengenal bentuk dan warna), juga melatih empati dan komunikasinya dalam berkelompok.

Membuat boneka atau figure head gambaran diri anak (me in a puppet)

Apabila si kecil lebih suka berkreasi menggunakan kertas lipat, Anda bisa mengajaknya untuk membuat boneka kertas gambaran diri anak dari bahan-bahan yang mudah dicari.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Anda hanya memerlukan kertas lipat (origami), stik es krim, benang kasur, lem, gunting, serta kancing dan manik-manik sebagai pemanis boneka kertas yang akan dibuat.

Kegiatan ini akan melatih keterampilan motorik halus anak, mengembangkan daya imajinasi dan berkreasinya, serta mengajarkan anak untuk menuangkan ide dalam bentuk konkret. Selain itu, anak juga bisa belajar memahami diri, membangun kepercayaan diri, serta membangun konsep diri yang positif.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut