Manfaat Mengejutkan Ajari Anak Meditasi Sejak Dini

Ilustrasi anak.
Sumber :
  • Pixabay/cherylholt

VIVA – Stres tak hanya dialami orangtua, anak-anak juga bisa. Tuntutan orangtua untuk mendapat nilai akademik yang bagus menjadi tekanan sendiri pada anak-anak.

img_title 5 Tips Membentuk Anak Mandiri dan Tangguh, Orang Tua Perlu Beri Ruang untuk Belajar

Untuk itu, mereka perlu dibekali agar bisa mengelola stres dan bisa menjadi generasi yang mumpuni tanpa menjadi pribadi yang emosional. Dan meditasi menjadi salah satu cara yang umum dikenal masyarakat untuk mengatasi hal tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meditasi merupakan praktik relaksasi yang melibatkan pelepasan pikiran. Metodenya juga dilakukan bertahap dengan manfaat yang berbeda-beda. Namun apakah metode seperti ini bisa efektif pada anak-anak? Tentu saja bisa. Asalkan meditasi pada anak-anak dilakukan dengan teknik yang berbeda.

img_title Ayah di Bandung Aniaya Anak Kandung hingga Tewas: Berawal Cekcok Uang Rp 500 Ribu Buat Judol

"Kan susah berdiam diri, (meditasi) mereka lebih menggambar, story telling, dari situ tahu emosi mereka. Anak itu belum punya bahasa (cara mengungkapkan) emosi mereka," kata Marketing Director The Golden Space Indonesia, Bagia Arif Saputra di Jakarta Pusat, Kamis, 8 November 2018.

img_title Dokter di Bandung Bantah Cabuli Anaknya, Polda Jabar Selidiki Korban Bisa Tertarik Konten Pornografi

Menurutnya, cara orangtua mengidentifikasi emosi anak melalui gambar dan warna yang dipilih anak. Nah, jika dilakukan sejak kecil, meditasi bisa membantu anak untuk bisa mengenali emosi dan mengaturnya dengan baik. Manfaat tersebut akan bisa dirasakan anak ketika mereka sudah beranjak dewasa.

"Biar anak bisa sehat fisik, emosi, bagus buat dia. Kalau belajar (meditasi) dari kecil, lebih awal punya pengetahuan meregulasi emosi dia. Jadi IQ di sekolah jalan, EQ juga jalan," kata Bagia. (ase)

Ilustrasi anak sakit.

Anak Sakit Serius, Orang Tua Juga Rentan Stres: Mengapa Dukungan Emosional Penting?

Pengobatan penyakit serius pada anak tidak hanya menjadi tantangan bagi pasien, tetapi juga bagi orang tua yang harus mendampingi selama proses perawatan.

img_title
VIVA.co.id
24 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut