Perlukah Hilangkan Gula, Garam, Lemak dari Makanan Anak?

anak obesitas
Sumber :
  • http://www.viralspell.com

VIVA – Isu obesitas atau kegemukan pada anak merupakan isu global yang perlu disikapi. Badan Kesehatan Dunia WHO memprediksi, jumlah anak penderita obesitas di dunia akan mencapai 70 juta jiwa pada tahun 2025 mendatang.

img_title Terapi Pengelolaan Berat Badan & Lindungi Kesehatan Jantung Jadi Tema World Heart Day 2026

Maka dari itu, obesitas pada anak perlu mendapat perhatian khusus. Hal ini dikarenakan obesitas dapat menimbulkan banyak penyakit di kemudian hari, mulai dari diabetes, jantung, hingga stroke.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satu cara untuk mengatasi obesitas pada anak adalah dengan mengatur asupan makanan mereka. Terutama membatasi asupan gula, garam dan lemak. Namun, terkadang tidak sedikit dari orang tua yang kemudian benar-benar menghilangkan gula, garam dan lemak pada asupan makanan anaknya.

img_title Perut Pria Makin Buncit Setelah Usia 40? Ini yang Sebenarnya Terjadi pada Tubuh

Padahal, kata dokter spesialis gizi klinis, dr. Diana F. Suganda, M.Kes, SpGK, anak-anak tetap membutuhkan asupan gula, garam dan lemak. Namun, asupan gula, garam dan lemak itu tetap ada batasannya. Menurut anjuran Badan Kesehatan Dunia (WHO) asupan gula per hari anak adalah sebesar 30 gram atau sebanyak 4 sendok teh gula pasir.

“Anak tetap dikasih rasa, kita ambil gula alami dari nasi, kentang, ubi. Mereka juga tidak diberikan gula tambahan seperti minuman kemasan,” kata dia dalam acara Eat like a Pro by Beko di Wyl’s Kitchen Kebayoran, Jakarta Selatan, Selasa 16 Juli 2019.

img_title Waspadai Produk Obat Abal-abal, BPOM Ingatkan Penanganan Obesitas Tak Bisa Instan

Dia melanjutkan, anak-anak juga masih membutuhkan asupan garam dan lemak dalam keseharian. Namun, dia menekankan bahwa asupan garam atau sodium harus alami.

“Anak-anak masih butuh sodium dan lemak. Khusus lemak itu dibutuhkan tubuh baik lemak jenuh dan tidak jenuh karena lemak merupakan bahan untuk pembentuk hormon. Jika mereka kekurangan lemak akan memengaruhi proses pembentukan hormon,” lanjut dia.(nsa)

Ilustrasi obesitas/kegemukan.

Bukan Cuma Pangkas Berat Badan, Obat Obesitas Ini Dikaitkan dengan Penurunan Lemak Hati

Penanganan obesitas tidak hanya berkaitan dengan angka timbangan. Kondisi organ dalam, termasuk hati, juga menjadi perhatian karena penumpukan lemak di organ tersebut.

img_title
VIVA.co.id
24 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut