10 Cara Tepat Menegur Kesalahan Anak

Ilustrasi memarahi anak.
Sumber :

VIVA – Sebagai orang tua tentu pernah marah bukan dengan terhadap anak Anda? Baik itu dikarenakan kesalahan anak yang dilakukan dengan sengaja ataupun tidak disengaja, ada saja hal-hal yang lazim terjadi dan membuat para orang tua marah terhadap anaknya.

img_title HP Layar Lengkung Sudah Ganti Display tapi Muncul Garis? Kesalahan Pemasangan Ini Sering Nggak Disadari

Marah terhadap anak merupakan hal yang sah-sah saja selama memiliki tujuan yang tepat dan cara-cara marah yang tidak berlebihan. Perlu cara tepat memarahi anak, agar maksud mengegur ersebut dapat dipahami oleh anak dengan baik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jangan sampai marah yang di lakukan tersebut hanyalah berisi emosi saja, tanpa adanya unsur sebuah manfaat di dalamnya. Berikut 10 cara tepat memarahi anak yang dapat diterapkan di rumah, semoga marah anda bermanfaat untuk anak-anak kelak yang dikutip dari laman Psikoma:

img_title Baru Kembali ke Gym Setelah Lama Berhenti? Ini Kesalahan yang Sebaiknya Dihindari Saat Mulai Latihan

1. Tegas
Berlakulah tegas terhadap anak, namun bukan berarti tegas yang kelewat batas, atau mengarah pada keras yang membabi buta. Penting diberlakukan ketegasan ini, agar konsistensi dari pesan di balik marah dapat tersampaikan dan tetap terjaga hasilnya.

Dengan berlaku tegas, juga dapat membuat sang anak berpikir dua kali ketika hendak mengulangi lagi perbuatannya. Akan tetapi memang tegas tersebut tak berarti menakut-nakuti anak, karena kalian adalah orang tua bukan centeng tukang jagal.

img_title Awas Akun WhatsApp Terblokir, Ini 7 Kesalahan Pengguna yang Sering Terjadi Tanpa Disadari

2. Atur Kondisi Emosi
Apabila sekiranya emosi anda sedang meluap-luap, akan lebih baik jika marah anda saat itu di urungkan terlebih dahulu. Setelah tenang, baru anda bisa marah dengan lebih terarah.

Apabila emosi tengah meluap-luap, tentu marah yang anda lakukan hanya berisi emosional yang menjurus pada kekerasan saja, tanpa ada sebuah esensi edukatif di dalamnya.

3. Tunjukkan Kesalahannya
Cobalah ketika anda marah, tunjukkan  letak kesalahannya. Setelah anda menunjukkan kesalahannya, jangan lantas di biarkan begitu saja.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Beri pula penjelasan dari konsekuensi yang akan di dapatkannya apabila anak mengulangi kembali kesalahannya tesebut. Dengan begitu anak akan lebih paham, mengapa ia dimarahi.

4. Tidak Gunakan Kata-kata Kasar
Sebaiknya dalam memberikan respons atas sebuah hal yang salah yang dilakukan anak, untuk bisa tetap menggunakan kata-kata yang baik dan bersifat mengingatkan.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut