Tips Bikin Anak Hiperaktif Tetap Happy di Rumah

Ilustrasi ibu dan anak/parenting.
Sumber :
  • Freepik/lookstudio

VIVA – Anak hiperaktif memang menjadi tantangan tersendiri bagi tiap orangtua. Apalagi, di masa pandemi yang memiliki keterbatasan ruang dan jarak, membuat banyak orangtua kebingungan memberi penanganan tepat pada anak-anak yang cenderung sangat aktif.

img_title Seorang Ayah Tega Siksa Bayi Hingga Tewas Karena Cemburu di Cakung, Polisi Beberkan Kronologinya

Diakui dokter spesialis kejiwaan, dr. Eva Suryani SpKJ, anak hiperaktif memang memiliki gangguan pada fokusnya. Bukan cuma satu, nyatanya kondisi ini dipicu oleh banyak faktor.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Faktor risiko ADHD (attention deficit hyperactivity disorder) ini seperti bayi lahir rendah atau BBLR. Ibu hamil merokok bisa meningkatkan 3 kali lipat melahirkan anak ADHD. Ada juga genetik, ada juga yang mengalami kesulitan persalinan," jelasnya dalam acara Hidup Sehat, tvOne, Rabu 17 Februari 2021.

img_title Keji! Ayah Kandung Tega Aniaya Bayinya Sendiri, Kepala Dibenturkan ke Dinding

Menurut Eva, anak hiperaktif tersebut memang memiliki kendala saat harus beraktivitas di tengah pandemi. Minim ruang serta terbatasnya interaksi sosial kerap menjadi masalah yang cukup dirasakan oleh orangtua.

"Pada anak dengan ADHD ini punya energi lebih, makanya sebagai orangtua perlu kreatif menciptakan kegiatan. Bisa dengan olahraga bersama, yang jelas mereka butuh kreativitas," jelas Eva.

img_title Terungkap! Aksi Keji Ayah Aniaya Bayi di Cakung Gegara Api Cemburu

Sayangnya, banyak orangtua mencari cara instan untuk membuat anak menjadi diam dan tak lagi aktif, melalui pemberian gadget. Padahal, cara itu sebaiknya dihindari dan memilih kegiatan yang juga bisa menjadi bentuk terapi fokus si kecil.

"Mereka bakal jenuh dengan kegiatan monoton. Menggambar, bermusik, bermain lego misalnya, itu salah satu yang bisa dilakukan," jelasnya lagi.

Wakil Gubernur Jatim, Emil Dardak

Bayi Alena Meninggal Usai Diduga Diberi Telur Mentah, Emil Dardak Ungkap Penyebab yang Diketahui Sejauh Ini

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak buka suara terkait meninggalnya bayi Alena yang berusia 24 hari setelah menjalani perawatan di RSUD Dr. Soetomo, Surabaya

img_title
VIVA.co.id
12 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut