Waspada Speech Delay pada Anak, Kenali Tanda-tandanya

Ilustrasi anak-anak .
Sumber :
  • internetretailing.net

"Anak saya saat umur dua  tahun sudah bisa memanggil mama papa. Namun, saat anak saya sudah mulai mengenal gawai, panggilan tersebut hilang. Jadinya harus sering distimulasi dan melakukan komunikasi. Speech delay di komunitas ini memang sering dialami oleh anggota Babies Bogor," ucapnya saat ditemui tim Generos.

img_title Khawatir Anak Terpapar Abu Vulkanik? IDAI Bagikan 13 Langkah Penting untuk Orang Tua

Dampak speech delay

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Speech delay berkaitan dengan bahasa verbal anak. Ketika anak berinteraksi atau bersosialisasi, anak membutuhkan kata-kata ataupun bicara. Namun, nyatanya anak dapat bersosialisasi dengan anak lain atau anak seumuran tidak hanya menggunakan bahasa verbal tapi juga bisa menggunakan bahasa tubuh. 

img_title Anak Kebanyakan Main Gadget? Ini 4 Tips Mengenalkan Olahraga Sejak Dini

Ajeng mencontohkan, ketika anak berusia dua tahun baru bisa mengucapkan satu atau dua kalimat, dia cenderung menggunakan bahasa tubuh untuk berbicara dengan temannya. 

"Misalnya cuma 'ehh ehh' dengan menatap mata temannya. Secara tidak langsung mereka sudah berinteraksi. Namun, ketika anak sudah memasuki usia 5 tahun mengalami keterlambatan bicara, anak akan kesulitan untuk bersosialisasi dengan orang lain," kata dia. 

img_title Jangan Cuma Kejar Nilai Anak, 3 Hal Ini Ternyata Penting untuk Perkembangan Kognitif

Maka, menurut Ajeng, orangtua perlu memberikan stimulasi secara intensif mulai dari keluarga inti dan mencukupi asupan nutrisi yang baik untuk anak.

Tips ajarkan anak bersosialisasi

1. Berikan stimulasi bicara

Tips pertama menurut Ajeng adalah memberikan stimulasi bicara mulai dari keluarga inti. Orangtua harus aktif dalam berkomunikasi mengenai kegiatan anak sehari-hari. 

"Saat anak sudah mulai bicara dengan keluarga inti, seperti dengan orangtua atau saudara-saudaranya, maka selanjutnya orangtua dapat mengajarkan anak bersosialisasi dengan kerabat lain. Namun perlu diingat bahwa saat pandemi orangtua perlu lebih waspada dalam mengenalkan anak saat bersosialisasi. Pastikan agar orang yang ditemui anak dalam keadaan sehat," terang dia. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

2. Pemberian nutrisi tambahan yang cukup Generos vitamin nutrisi otak anak dapat membantu anak lancar bicara. Orangtua bisa menstimulasi bicara anak sembari memberikan vitamin ini. Karena vitamin ini mengandung lima bahan alami yang membantu mengaktifkan saraf otak anak agar lancar bicara. 

"Ketika anak sudah bisa menyesuaikan perkembangan bicara dan bahasa sesuai usianya, orangtua akan lebih mudah dalam mengajarkan anak untuk bersosialisasi dengan teman sebayanya atau orang lain," tutur dia. 

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut