Pantangan Vaksin COVID-19 untuk Anak, Ini Kata Ahli

Anak divaksin COVID-19 (foto ilustrasi).
Anak divaksin COVID-19 (foto ilustrasi).
Sumber :
  • Northwell Health

VIVA – Ketua Indonesian Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI) Sri Rezeki Hadinegoro memaparkan bahwa saat ini vaksin COVID-19 terbukti aman untuk kelompok anak usia 12-17 tahun. Untuk itu, vaksinasi dilanjutkan pada kelompok anak di bawah usia tersebut. Namun, adakah pantangan dalam pemberian vaksin tersebut?

Dijelaskan Prof Sri, pada dasarnya persiapan khusus tak perlu dilakukan anak ketika hendak menerima vaksin COVID-19. Intinya, orangtua perlu memberi edukasi pada anak mengenai alasan pemberian vaksin tersebut. Saat akan divaksinasi, anak cukup diberikan sarapan dan tidur dengan berkualitas sehingga tubuhnya lebih bugar dan siap menerima vaksin.

"Vaksinasi COVID-19 pada anak ini harus mendapatkan perhatian terutama bagi anak yang memiliki komorbid yang harus minum obat rutin. Setelah mendapat vaksin, orangtua juga perlu memantau apa yang dirasakan anak," ujarnya dalam acara daring, beberapa waktu lalu.

Ilustrasi siswa vaksin COVID

Ilustrasi siswa vaksin COVID

Photo :
  • VIVA.co.id/ Adi Suparman (Bandung)

Lebih dalam, Prof Sri menegaskan pantauan pada anak diberikan setelah vaksin hingga beberapa hari setelahnya. Namun untuk pantangan sebelum vaksin sendiri, Prof Sri meyakini tak ada yang perlu dihindari dan justru berikan makanan apa pun yang disukai anak.

"Saya kira kalau mau di vaksinasi tidak perlu dipantang, justru harus sehat. Kalau dipantang nanti malah anaknya lemah, kurang makan, dan sebagainya," imbuhnya.

Pada dasarnya, kata Prof Sri, orangtua juga sudah paham konsep pemberian vaksin lantaran imunisasi sudah dijalani sejak anak usia dini. Persiapannya pun tak jauh berbeda, hanya jenis vaksinnya saja yang tak sama.