Catat Moms, Ini Kunci Pacu Semangat Belajar Anak

Anak Aktif Belajar
Sumber :
  • U-Report

VIVA – Anak dan remaja kerap mengalami pasang surut semangat dalam menjalani proses pembelajaran di berbagai bidang. Tak sedikit orang tua yang kebingungan dalam memacu semangat belajar buah hatinya sehingga berdampak kurang baik pada kepercayaan diri anak.

img_title Tak Hanya soal Lahan, DPR Soroti Trauma Anak-anak di Konflik Agraria Sukajaya Bogor

Semangat belajar anak pada dasarnya dapat dipacu oleh pondasi kesehatan mental yang maksimal. Proses membangun kesehatan mental tersebut dimulai dengan pemenuhan tugas dan pengembangan diri hingga akhirnya bisa membangun hubungan sosial yang sehat serta beradaptasi di lingkungan. Faktor-faktor tersebut berkaitan erat dengan cara si kecil memaksimalkan potensi serta talenta yang dimiliki.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Mental health itu soal kesejahteraan, emosional, dan sosial kita. Itu terkait dengan bagaimana kita bicara, berpikir, dan tentu mengembangkan talenta," tutur Psikolog Yasinta Indrianti, M.PSi., dalam acara virtual Yupi's Got Talent 2022, beberapa waktu lalu.

img_title Khawatir Anak Terpapar Abu Vulkanik? IDAI Bagikan 13 Langkah Penting untuk Orang Tua

Dengan begitu, pondasi kesehatan mental yang kuat mampu membantu anak menghadapi berbagai tantangan di hidupnya yang kerap menyurutkan semangat. Namun, dengan kesehatan mental yang optimal, semangat pada diri anak akan tetap stabil sehingga kualitas hidupnya pun lebih baik. Untuk itu, para orang tua patut membangun pondasi ini melalui proses mengasah bakat dan talenta yang tepat.

"Bicara bakat dan talenta. Itu ibarat tujuan hidup, maunya bahagia. Anggep bahagia adalah pelabuhan merak. Jadi itu adalah tujuan akhir. Kenali bakat ibarat kita bangun jalan tol. Itu enggak gampang prosesnya. Kalau orang kenali bakat, ibarat buat jalan tol memang sulit di awal tapi akhirnya bebas hambatan," tuturnya.

img_title Anak Kebanyakan Main Gadget? Ini 4 Tips Mengenalkan Olahraga Sejak Dini

Anak yang memahami bakatnya bisa lebih mudah berjalan menuju kesuksesannya lantaran merasa tetap terpacu semangat dalam diri. Selain itu, anak yang semangatnya tetap stabil juga akan lebih percaya diri untuk paham tujuan akhirnya sehingga mudah mencapai sukses. Sebaliknya, anak yang tak mengenali bakatnya akan melalui perjalanan panjang meraih kesuksesan di masa depan.

"Manfaatnya, orang kerja sesuai bakat pasti nggak tertekan. Pasti enjoy dan happy. Kalau happy kerja tugas, pasti akan berbuah. Buahnya akan beri kebahagiaan buat orang lain seperti permen yupi," kata Yasinta.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut