Kapan Anak Siap Toilet Training? Ketahui 7 Caranya Ya Moms

Ilustrasi orang tua ajarkan anak toilet training
Sumber :
  • Pexels

Tahap selanjutnya adalah mengenalkan penggunakan pispot khusus anak kepadanya. Anda bisa meletakkan pispot tersebut di kamar mandi dan ajari ia untuk menggunakanannya selayaknya Anda sedang duduk di toilet duduk.

img_title Dijerat Pasal Pembunuhan Berencana, Dwi Bagus yang Habisi Istri Siri dan Anak di Madiun Terancam Hukuman Mati

3. Mengajari cara penggunaan toilet

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ilustrasi orang tua ajarkan anak toilet training

Photo :
  • Shutterstock

img_title Bukan di Tungku! Polisi Ungkap Lokasi Sebenarnya Dwi Bagus Bakar Jasad Istri Siri dan Anak di Madiun

Untuk mempermudah toilet training, kenakan Si Kecil celana yang mudah untuk dilepas dan dipakai secara mandiri. Selanjutnya ajari ia tata cara penggunaan toilet seperti:

  • Mengajari cara duduk yang benar di kloset
  • Mengajari cara membersihkan alat kelaminnya setelah BAK dan BAB
  • Mengajari cara menekan tombol flush setiap selesai BAK atau BAB
  • Menunjukkan proses pembuangan air seni atau tinja dari pispot ke kloset, apabila ia menggunakan pispot untuk BAK atau BAB (informasi ini penting untuk diberikan agar Si Kecil tahu tempat pembuangan terakhir air seni atau tinja adalah kloset)
  • Mengajari cara mencuci tangan dengan cara yang benar setiap selesai memakai toilet
img_title IQ di Atas Rata-rata, Dwi Bagus Pembunuh Istri Siri dan Anak di Madiun Diduga Habiskan 2 Hari untuk Hilangkan Jejak

4. Jadikan sebagai rutinitas

Ilustrasi orang tua ajarkan anak toilet training

Photo :
  • Thinkstock

Jadikan kegiatan ke toilet menjadi sebuah rutinias. Misalnya, setelah Si Kecil bangun tidur, Anda dapat mengajaknya untuk pergi ke toilet sebentar untuk BAK. Setelah 45 menit atau 1 jam mengonsumsi banyak cairan atau makan juga demikian, ajak ia untuk duduk di pispot. Dengan menerapkan hal ini, Si Kecil akan mulai terbiasa BAK dan BAB di pispot atau toilet duduk. Agar Si Kecil tidak merasa bosan, bawa serta mainan kesayangannya ketika pergi ke toilet.

Berikan Si Kecil pujian atas apa yang dilakukannya selama menjalani proses toilet training. Puji setiap aktivitas yang berhasil ia lakukan untuk menambah kepercayaan dirinya di masa mendatang. Ingat, selama proses ini jangan pernah meninggalkan Si Kecil sendirian tanpa pengawasan di dalam kamar mandi atau toilet demi menghindari kecelakaan, seperti terpeleset atau memasukkan sesuatu yang berbahaya ke dalam mulutnya.

5. Gunakan Celana yang Mudah Dilepas

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Model baju anak laki-laki.

Photo :
  • U-Report

Walau terkesan sepele, menggunakan celana yang tepat sangat penting sebagai salah satu cara melatih toilet training untuk anak. Berikan anak celana berkaret longgar atau training pants yang dirancang khusus untuk toilet training. Pemberian celana yang mudah dilepas ditujukan agar anak tidak kesulitan untuk melepas celana tersebut jika ia kebelet BAK atau BAB.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut