Tantrum Anak Bukan Hal Seram! Ini Rahasia Mengatasinya dengan Bijak

Ilustrasi anak tantrum
Sumber :
  • Freepik/karlyukav

JAKARTA  – Tantrum merupakan suatu ledakan perilaku yang mencerminkan suatu respon disregulasi terhadap rasa frustasi anak sehingga anak tidak mampu meregulasi rasa frustasi yang yang dialami. Adapun setiap tantrum pada anak akan ada penyebab yang memicu perasaan anak menjadi tidak terkendali.

img_title Terungkap! Peran Ibu Kandung dan Ayah Tiri dalam Pembunuhan Bayi 20 Bulan di Toilet Umum Pasar Kebayoran Lama

DR dr I Gusti Ayu Trisna Windiani, Sp. A(K) dalam media briefing mengenai “Tantrum : Bagaimana Mencegah dan Mengatasinya?” pada Selasa 23 April 2024 menyatakan bahwa tantrum akan dialami setiap anak dari masih bayi hingga balita. Menurutnya, tantrum adalah suatu perkembangan pada anak yang bersifat normal sesuai dengan usia anak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Anak tantrum.

Photo :
  • Pixabay

img_title Terungkap! Cara Keji Ibu Kandung dan Ayah Tiri Habisi Bayi 20 Bulan di Toilet Umum Pasar Kebayoran Lama

“Umumnya, tantrum yang normal akan terjadi pada anak yang berusia 18 bulan hingga 4 tahun. Sehingga tantrum dianggap sebagai suatu perkembangan normal sesuai dengan usia anak tetapi bisa akan menjadi abnormal jika berlanjut sampai anak itu menjadi besar atau bahkan remaja, sehingga yang perlu diatasi dalam hal itu adalah memberikan suatu intervensi,” jelasnya.

Dokter I Gusti Ayu Trisna Windiani pun menyebutkan bahwa terdapat penyebab yang menjadikan anak mengalami tantrum. Salah satunya adalah ketika anak mengalami perasaan yang lelah, lapar, bosan hingga frustasi. Hal lainnya adalah ketika anak mengalami sakit yang tak terduga.

img_title Fakta Mengerikan Ditemukan Polisi di HP Dwi Bagus, Pembunuh Istri Siri dan Anak di Madiun

“Tentu hal yang menjadi penyebab anak menjadi tantrum adalah jika seorang anak merasakan rasa lelah, lapar, dan bosan. Atau ketika dia mengalami sakit, ada masalah-masalah kesehatan yang dia alami, misalnya ada infeksi di saluran pernapasan dan ada infeksi di telinganya atau anak mengalami gangguan tidur,” terangnya pada media briefing yang diadakan melalui zoom pada Selasa 23 April 2024.

Lanjutnya, ia menjelaskan penyebab lainnya, yaitu ketika anak sedang mencari perhatian kedua orang tuanya sehingga melakukan aksi yang disebut tantrum.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Anak menginginkan atau menolak sesuatu sehingga mencari perhatian kepada orang tuanya. Atau ketika dia sedang asik bermain kemudian tiba-tiba terjadi perubahan yang mendadak,”

Tantrum memang suatu kondisi yang disebut normal, tak terkecuali dengan anak-anak yang memiliki gangguan pada kesehatannya.Tak jarang anak-anak yang berkebutuhan khusus suka melakukan perubahan perasaan yang susah untuk dikendalikan.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut