Ketahui Gejala Kernikterus pada Bayi, Pentingnya Deteksi Dini!

Ilustrasi Bayi
Sumber :
  • Pexels.com

VIVA – Kernikterus adalah kondisi serius yang bisa terjadi pada bayi baru lahir. Kondisi ini disebabkan oleh penumpukan bilirubin (zat kuning) dalam jumlah yang berlebihan di otak.

img_title Bayi Alena Meninggal Usai Diduga Diberi Telur Mentah, Emil Dardak Ungkap Penyebab yang Diketahui Sejauh Ini

Bilirubin sendiri adalah zat hasil pemecahan sel darah merah yang biasanya dibuang oleh hati. Jika hati bayi belum mampu memproses bilirubin dengan baik, maka zat ini bisa menumpuk dan merusak sel-sel otak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Gejala Kernikterus yang Perlu Diwaspadai

img_title Seorang Ayah Tega Siksa Bayi Hingga Tewas Karena Cemburu di Cakung, Polisi Beberkan Kronologinya

Gejala kernikterus pada bayi bisa bervariasi, tergantung pada tingkat keparahan kondisi. Mengutip dari beragam artikel salah satunya pafiogankomeringuluselatan.org  beberapa gejala yang umum muncul antara lain:

1. Kulit dan Mata Kuning

img_title Keji! Ayah Kandung Tega Aniaya Bayinya Sendiri, Kepala Dibenturkan ke Dinding

Salah satu tanda paling umum dari kernikterus adalah kulit dan mata bayi yang menguning. Kondisi ini seringkali disebut dengan penyakit kuning. Biasanya, warna kuning ini akan muncul beberapa hari setelah kelahiran dan menghilang dengan sendirinya dalam beberapa minggu.
 Namun, jika warna kuning semakin intens dan menyebar ke seluruh tubuh bayi, atau bahkan muncul kembali setelah sempat menghilang, ini bisa menjadi tanda adanya masalah yang lebih serius, seperti kernikterus.

Penting untuk segera berkonsultasi dengan dokter jika Anda mengamati perubahan warna kulit bayi yang signifikan.

2. Demam

Demam pada bayi yang baru lahir bisa menjadi pertanda berbagai kondisi, termasuk kernikterus. Demam tinggi dapat mempercepat pemecahan sel darah merah dan meningkatkan produksi bilirubin, sehingga memperparah kondisi kernikterus.

Jika bayi Anda mengalami demam, terutama jika disertai dengan gejala lain seperti kulit kuning, segera bawa ke dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut.

3. Gerakan Mata Tidak Normal

Bayi dengan kernikterus seringkali mengalami gangguan pada gerakan matanya. Mereka mungkin kesulitan menggerakkan mata ke atas, terlihat juling, atau matanya berkedut-kedut.

Gangguan pada gerakan mata ini terjadi karena bilirubin yang menumpuk dapat merusak bagian otak yang mengontrol gerakan mata.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

4. Kaku di Seluruh Tubuh

Kaku di seluruh tubuh atau peningkatan tonus otot adalah gejala lain yang perlu diwaspadai pada bayi dengan kernikterus. Kondisi ini terjadi karena bilirubin yang menumpuk dapat merusak sel-sel saraf di otak yang mengontrol gerakan otot. Bayi yang mengalami kaku otot mungkin sulit digendong atau digerakkan.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut