Lima Cara Wujudkan Metode Mengajar Kreatif

Ilustrasi anak belajar.
Sumber :
  • Pixabay

VIVA.co.id – Seiring perkembangan waktu, dunia pendidikan pun terus mengalami perubahan. Guru tidak bisa lagi menerapkan metode mengajar yang sama pada siswa berbeda generasi. Karenanya, guru dituntut harus selalu meningkatkan kemampuan diri maupun cara mengajar dengan lebih kreatif.

img_title Pernah Kuliah di Luar Negeri, Ini Latar Pendidikan Amanda Rigby yang Disebut-sebut Jadi Calon Istri Andre Taulany

Menurut praktisi pendidikan Sigit Setiawan, S.S, M.Pd, menjadi guru kreatif saja tidak cukup tapi juga harus efektif. Selain itu, guru juga harus mempunyai nilai kehidupan agar menjadi contoh yang baik bagi siswa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski saat ini metode mengajar kreatif banyak diterapkan di sekolah-sekolah, tapi guru tidak bisa begitu saja menerapkan cara kreatif tanpa perencanaan terlebih dulu.

img_title Jangan Anggap Remeh! Gadget Seukuran Koin Ini Bisa Ganggu Sistem Boeing 737

"Guru harus punya kekuatan. Ada lima kekuatan yang bisa kita tiru untuk memaksimalkan kreativitas," kata Sigit saat acara Workshop Mengajar Kreatif-Efektif yang digelar Sukawu.com di Kampus Pascasarjana  Universitas Indonesia, Jakarta, Selasa, 24 Januari 2017.

Kekuatan yang pertama, jelas Sigit, adalah kekuatan paksaan. Guru punya kekuatan ini untuk memberlakukan hukuman pada siswa. Kedua kekuatan legitimasi atau formal yang terlihat dari kartu identitas dan seragam yang dikenakan guru.

img_title 1.653 Satuan Pendidikan Dikeluarkan dari Daftar Penerima MBG, Mayoritas Sekolah Swasta Internasional

Kekuatan selanjutnya adalah referent atau menguatkan hubungan baik. Kekuatan ini, menurut penelitian yang dilakukan Sigit, bisa diberlakukan untuk kelas 7-12.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemudian kekuatan expert atau kekuatan ahli yang terbukti dari pengalaman. Dan terakhir, kemampuan reward atau memberikan hadiah.

"Kalau siswa sudah dihukum berkali-kali tapi tidak berubah, mungkin jika menggunakan pujian dia bisa langsung berubah. Hadiah tidak selalu harus berbentuk barang, tapi juga bisa pujian," kata Sigit.

Presiden Prabowo Subianto Hadiri HUT PAN ke-28

Prabowo: Biaya Pendidikan SD hingga Universitas Negeri Harus Gratis

Menurut Prabowo, pendidikan gratis harus mencakup seluruh jenjang pendidikan negeri, mulai dari sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), SMA dan Universitas.

img_title
VIVA.co.id
18 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut