Cara Membujuk Anak untuk Sunat Tanpa Perlu Memaksa

Ilustrasi anak.
Sumber :
  • Pixabay

VIVA – Sunat bagi kebanyakan anak laki-laki adalah suatu momen yang menakutkan. Membayangkan jarum suntik yang disuntikkan ke alat vital, serta nyeri setelah proses sunat itu sendiri kerap membuat anak-anak menjadi trauma. 

img_title Menunda Sunat, Apakah Ada Dampak Buruknya bagi Kesehatan? Ini Penjelasannya

Tidak jarang, kemudian para orangtua melakukan sunat secara paksa. Hal ini, tentunya akan menambah kesan trauma yang lebih mendalam pada anak. Lantas, bagaimana meminta anak untuk disunat tanpa anak perlu merasa takut dan trauma?

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Orangtua butuh untuk mempersiapkan anak, ingat bahwa rasa sakit ini sangat dipengaruhi persepsi," ungkap Firesta Farizal, M.Psi, Psikolog Anak, saat ditemui VIVA, baru-baru ini.

img_title Viral Bocah 15 Tahun Ini Takut Sunat, Orang Tua Minta Bantuan Petugas Damkar

Dia menjelaskan, persepsi terkait rasa sakit tergantung dengan pengalaman pribadi. Untuk itu, lanjut Firesta penting untuk mendapatkan interaksi yang menyenangkan pada anak.

"Jadi, kalau mau membantu anak usahakan, agar dia tidak menambah persepsi negatif akan hal itu," ungkap dia.

img_title Diduga Malpraktik Sunat Anak hingga Buat Kemaluan Terpotong, Bidan di Pelalawan Jadi Tersangka

Di samping itu, penting juga memberikan penjelasan pada anak untuk menerima rasa sakit. Kebanyakan orangtua, menurut Firesta sering membohongi anak dengan mengatakan bahwa sunat tidak sakit. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Yang harus kita katakan kepada anak harusnya, 'Iya nak memang ini sakit', hal ini yang sering kita lupa," lanjut Firesta.

Hal yang menurutnya tidak kalah penting ialah, memberikan dukungan dan memberikan pujian atas keberanian anak setelah melalui proses sunat tersebut. (asp)

Willie Salim

Willie Salim Lakukan Sunat di Usia 24 Tahun, Adakan Syukuran hingga Diarak

Willie Salim mengungkap alasan menjalani sunat di usia 24 tahun. Ia menyebut faktor kesehatan dan bimbingan Ustaz Derry Sulaiman, serta menanggapi isu mualaf.

img_title
VIVA.co.id
28 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut