Ngeri! Film Jembatan Shiratal Mustaqim Bongkar Nasib Koruptor di Akhirat

Film Jembatan Shiratal Mustaqim.
Sumber :
  • Instagram @deecompany_official.

Jakarta, VIVA – Dee Company resmi menggebrak panggung perfilman Indonesia. Mereka baru saja menggelar press screening film terbaru berjudul Jembatan Shiratal Mustaqim pada Rabu, 1 Oktober 2025, di Epicentrum XXI, Kuningan, Jakarta Selatan. Film bergenre horor-drama epik ini siap menyapa penonton serentak di seluruh bioskop Indonesia mulai 9 Oktober 2025.

img_title Sahroni Senang Kejagung Sita Aset Koruptor Rp 338 M: Manfaatkan Sebesar-besarnya untuk Rakyat!

Sutradara Bounty Umbata dan Produser Dheeraj Kalwani menghadirkan tontonan yang jauh dari kisah hantu biasa. Jembatan Shiratal Mustaqim secara berani menyuguhkan cerita tentang keadilan Tuhan atas perbuatan manusia, khususnya menyorot para koruptor yang semasa hidupnya menimbun kekayaan dengan merampas hak publik. Scroll untuk tahu cerita lengkapnya, yuk!

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tim produksi mengerjakan visualisasi megah CGI (Computer-Generated Imagery) selama satu tahun penuh. Mereka menggambarkan perjalanan mengerikan para koruptor di Padang Mahsyar yang harus meniti Jembatan Shiratal Mustaqim dengan kobaran api neraka mengintai dari bawah.

img_title Masih Ingat Artidjo Alkostar? Sosok Hakim Agung yang Paling Ditakuti Para Koruptor Indonesia

"Ini bukan sekadar horor tentang hantu, tapi horor tentang keadilan. Di dunia, koruptor bisa sembunyi di balik jabatan, tapi di akhirat tidak ada lobi, tidak ada kompromi. Semua dosa akan terbuka," ungkap Dheeraj Kalwani, produser film tersebut.

img_title Prabowo: Hei Koruptor Sadar Diri, Rakyat Tidak Bodoh!

Acara screening semakin hidup dengan kehadiran Angelina Sondakh, mantan narapidana kasus korupsi. Kehadirannya jelas memberikan dimensi baru dan memperkaya diskusi publik yang mengemuka setelah penayangan film ini.

Angelina Sondakh menyampaikan harapannya agar film ini menjadi tamparan bagi banyak pihak.

"Film ini harusnya membuka mata hati, bukan hanya untuk pejabat, tapi juga masyarakat luas. Korupsi mungkin memberi kesenangan sementara, tapi pada akhirnya akan berbalik ke kita. Semoga pesan film ini bisa sampai ke seluruh pelosok negeri," ujar Angelina Sondakh.

Jajaran pemain dan tim kreatif turut hadir membagikan pengalaman mereka saat syuting. Imelda Therrine, salah satu pemeran utama, mengaku merasakan tantangan besar sejak membaca naskah awal.

"Aku penasaran bagaimana membayangkan akhirat dan memvisualisasikannya untuk penonton. Script-nya sangat menarik, membuat aku semangat mendalami peran," ungkap Imelda.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Senada dengan Imelda, Agus Kuncoro yang memerankan tokoh pejabat korup, menyoroti bahaya kekuasaan.

"Referensinya sangat banyak, karena kekuasaan memang berbahaya dan mudah membuat orang tergoda. Di pengadilan dunia semua bisa terlihat baik, tapi pengadilan akhirat berbeda," jelas Agus.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut