Puteri Indonesia 2025 Firsta Yufi, Ajak Anak Muda Gerak Atasi Isu Lingkungan dan Perubahan Iklim

Puteri Indonesia 2025, Firsta Yufi Amarta Putri
Sumber :
  • IG @officialputeriindonesia

Jakarta, VIVA – Puteri Indonesia 2025, Firsta Yufi Amarta Putri menunjukkan bahwa mahkota yang ia kenakan bukan hanya simbol kecantikan, tetapi juga representasi kepemimpinan dan kepedulian sosial. Dalam sebuah acara bertajuk “Generasi Hijau” yang diinisiasi oleh TBS Foundation, Firsta menyerukan pentingnya peran anak muda dalam menghadapi isu keberlanjutan dan perubahan iklim.

img_title Detik-detik Mobil Puteri Indonesia Adinda Cresheilla Dilempar Batu di Pondok Indah, Begini Kondisinya

Di hadapan peserta yang mayoritas terdiri dari pelajar dan komunitas lingkungan, Firsta tampil sebagai salah satu pembicara utama. Ia menegaskan bahwa generasi muda tidak lagi bisa dipandang sebagai penerus semata, melainkan sebagai kekuatan utama dalam menciptakan perubahan. Scroll untuk tahu info lengkapnya, yuk!

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kalo kita lihat tema hari ini sangat relevan. Kita, anak muda indonesia, ada yang bilang anak muda saat ini bukan pewaris, kita penggerak,” ucap Firsta Yufi di Urban Forest Cipete, Jakarta Selatan, Rabu 12 November 2025. 

img_title Modus Eks Puteri Indonesia Buka Klinik Kecantikan Ilegal dan Jadi Dokter Gadungan, Pasien Cacat Permanen

Menurutnya, anak muda merupakan pihak yang paling terdampak oleh perubahan iklim — dan karena itu, juga memiliki potensi paling besar untuk mengatasinya.

img_title Profil Jeni Rahmadial, Finalis Puteri Indonesia yang Diduga Jadi Pelakor dan Dilabrak Istri Sah

“Karena anak muda lagi yang terdampak climate change, dan kita anak muda yang mampu mengatasi. Saya percaya kita bisa memulai dari hal sederhana, belajar, berbagi,” ungkapnya. 

Dari Busana Daur Ulang hingga Aksi Nyata

Sebagai bagian dari Yayasan Puteri Indonesia, Firsta mengungkapkan bahwa dukungan terhadap isu lingkungan tidak berhenti pada kampanye saja. Para finalis Puteri Indonesia juga berupaya mengintegrasikan keberlanjutan ke dalam karya nyata, termasuk melalui pilihan busana.

“Kami dari Puteri Indonesia sudah terbiasa gunakan bahan yang daur ulang,” tegasnya.

Salah satu contohnya adalah penggunaan material ramah lingkungan dalam kostum nasional yang dikenakan di ajang internasional. Menurut Firsta, langkah kecil seperti itu dapat menjadi simbol kuat dari semangat menjaga bumi tanpa kehilangan sisi keindahan budaya Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tidak Menunggu Perubahan, Tapi Menjadi Perubahan

Bagi Firsta, “Generasi Hijau” bukan sekadar slogan, melainkan panggilan untuk bertindak. Ia mendorong anak muda agar tidak hanya menunggu instruksi dari pihak lain, melainkan memulai aksi nyata dari hal kecil di sekitar mereka.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut