Raditya Dika Idap Penyakit HNP, Kondisi Tulang Belakang yang Diam-diam Berbahaya

Raditya Dika
Sumber :
  • Instargram/@raditya_dika

Jakarta, VIVA – Nama Raditya Dika kembali menjadi sorotan, kali ini bukan karena karya komedi atau film terbarunya, melainkan karena kondisi kesehatan yang ia alami.

img_title Podcast Raditya Dika Bareng Nagita Slavina Dihapus, Ini Hal-hal yang Dibahas

Komika sekaligus penulis tersebut secara terbuka mengungkap bahwa dirinya didiagnosis mengidap Hernia Nukleus Pulposus (HNP), sebuah gangguan pada tulang belakang yang kerap disebut masyarakat sebagai saraf kejepit. Scroll untuk tahu lebih lanjut, yuk!

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pengakuan mengenai kondisi tersebut kerap Raditya Dika sampaikan secara santai dalam berbagai kesempatan, terutama saat berbincang dengan tamu di podcast YouTube miliknya. Terbaru, ia kembali membahas HNP saat berbincang dengan Dian Sastrowardoyo. Dalam obrolan tersebut, Raditya menjelaskan bahwa kebiasaan duduk terlalu lama serta minimnya aktivitas peregangan menjadi salah satu faktor yang memicu gangguan pada tulang belakangnya.

img_title Heboh Raditya Dika Hapus Podcast Bareng Nagita Slavina Padahal Tembus 1 Juta Views, Ada Apa?

Keterbukaan Raditya Dika ini menarik perhatian publik, terutama karena gaya hidup pekerja kreatif dan pekerja kantoran saat ini memang banyak yang menuntut duduk dalam durasi panjang. Tak sedikit warganet yang kemudian ikut mengaitkan keluhan nyeri punggung atau leher yang mereka alami dengan kondisi HNP.

Dikutip Mayo Clinic, Hernia Nukleus Pulposus (HNP) atau herniated disc adalah kondisi ketika inti lunak di dalam bantalan tulang belakang (diskus intervertebralis) menonjol keluar akibat robekan pada lapisan luarnya. Tonjolan ini dapat menekan saraf di sekitarnya dan memicu berbagai keluhan, mulai dari nyeri hingga gangguan fungsi tubuh.

img_title Profil Timnas Paraguay di Piala Dunia 2026: 'Raditya Dika' Pimpin La Albirroja Akhiri Absen Panjang

Ketika tekanan mengenai saraf tertentu, gejala yang muncul bisa menjalar ke bagian tubuh lain, seperti lengan atau kaki. Tak heran jika HNP kerap disalahartikan sebagai sekadar pegal biasa, padahal kondisi ini membutuhkan penanganan yang tepat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Gejala HNP sendiri sangat beragam, tergantung pada lokasi diskus yang terdampak. Penderita bisa merasakan nyeri tajam di punggung bawah atau leher, rasa kebas, kesemutan, hingga kelemahan otot. Pada kondisi tertentu yang lebih serius, tekanan saraf bahkan dapat memengaruhi kontrol kandung kemih atau usus, yang termasuk keadaan darurat medis.

Menariknya, tidak semua penderita HNP langsung merasakan keluhan. Sejumlah kasus baru terdeteksi saat seseorang menjalani pemeriksaan medis untuk keperluan lain.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut