Pesulap Merah Sebut Indonesia Mayoritas Muslim, tapi yang Bisa Menerima Poligami Sangat Minoritas

Pesulap Merah atau Marcel Radhival
Sumber :
  • instagram @marcelradhival1

Jakarta, VIVA – Isu poligami kembali menjadi perbincangan hangat setelah Pesulap Merah menyinggung soal penerimaan masyarakat Indonesia terhadap praktik tersebut. Ia secara terbuka menyebut bahwa meski Indonesia dikenal sebagai negara dengan mayoritas penduduk Muslim, tidak banyak yang benar-benar bisa menerima poligami.

img_title Momen Sarwendah Telepon Pesulap Merah Klarifikasi Isu Pesugihan Gunung Kawi

Pernyataan itu disampaikan di tengah polemik rumah tangganya yang ramai diperbincangkan publik. Pesulap Merah, yang memiliki nama asli Marcel Radhival, mengunggah klarifikasi sekaligus permintaan maaf melalui akun Instagram pribadinya. Dalam unggahan tersebut, ia juga membahas respons masyarakat terhadap kehidupan pribadinya, termasuk soal poligami. Scroll ke bawah untuk simak artikel selengkapnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pesulap Merah dan Ratu Rizky Nabila

Photo :
  • Instagram

img_title Pesulap Merah Ungkap Pernah Ditawari Rp200 Juta untuk Tutup Mulut Usai Grebek Dukun Gadungan

“Saya tau betul walaupun INDONESIA ini mayoritas muslim, tapi yang bisa menerima tentang poligami ini sangat minoritas,” kata Pesulap Merah yang dikutip dari Instagramnya @marcelradhival1 pada Sabtu, 21 Februari 2026. 

Sebelumnya, Pesulap Merah juga menyinggung soal perspektif Fiqih Islam bahwa izin dari istri pertama bukanlah syarat sah untuk melangsungkan pernikahan kedua.

img_title Heboh! Pesulap Merah Bongkar Dugaan Narsum Palsu di Podcast Jejak Backpacker, Segini Bayarannya

“Nah ini kalau persetujuan itu ada dua hukum di Indonesia nih. Ada pertama hukum Fiqih Islam. Dalam Fiqih Islam persetujuan istri pertama itu tidak menjadi syarat untuk pernikahan,” katanya menambahkan. 

Terbaru ini, Pesulap Merah dan istri keduanya, Ratu Rizky Nabila, juga menyampaikan permintaan maaf atas kegaduhan yang terjadi dalam polemik rumah tangganya.  Dalam unggahannya, ia mengakui bahwa dirinya hanyalah manusia biasa yang tidak luput dari kesalahan. Ia juga menyinggung berbagai tudingan yang beredar mengenai rumah tangganya.

“Dibulan suci Ramadhan ini, Saya dan istri mau meminta maaf atas berita yang beredar perihal rumah tangga kami.. Tidak saya pungkiri, saya manusia biasa yang tidak luput dari kesalahan,” tulis Pesulap Merah. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lebih lanjut, ia menilai bahwa banyak tuduhan yang berkembang tidak sepenuhnya sesuai fakta. Meski demikian, ia tetap meminta keluarga besarnya untuk bersikap sabar dan memaafkan.

“Apapun tuduhan dan penilaian diluar sana terhadap rumah tangga kami, walaupun tuduhannya banyak yang tidak sesuai fakta, saya meminta istri saya, orang tua saya, dan keluarga besar saya untuk tetap SABAR dan MEMAAFKAN, karena menurut saya sangat tidak sopan / bijak jika masalah pribadi diumbar ke publik,” tulisnya lagi.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut