Hadiri 40 Harian, Ini Hal yang Membuat Habib Jafar Kagum pada Sosok Vidi Aldiano

Habib Jafar
Sumber :
  • IG @husein_hadar

Jakarta, VIVA – Kehadiran Habib Jafar dalam acara 40 harian Vidi Aldiano di Tanah Kusir, Jakarta Selatan, menjadi momen yang penuh makna. Selain memberikan doa dan dukungan kepada keluarga, ia juga membagikan kesan mendalam tentang sosok almarhum yang dinilainya memiliki karakter luar biasa.

img_title Makam Vidi Aldiano Kini Dipasangi Lampu Solar oleh Sang Ayah, Biar Peziarah Tetap Terang saat Gelap

Dalam kesempatan tersebut, Habib Jafar mengaku rela menembus kemacetan demi bisa hadir langsung. Ia bahkan menggunakan sepeda motor agar tidak terlambat menghadiri acara doa bersama yang dihadiri ratusan pelayat. Scroll ke bawah untuk simak artikel selengkapnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Alhamdulillah bisa hadir, walaupun tadi bela-belain pakai sepeda motor supaya bisa sampai ke sini. Alhamdulillah bisa hadir walaupun tadi tidak menjanjikan untuk hadir dan menyampaikan tausiah ya. Tapi karena saya insyaAllah diusahakan hadir minimal sore, Alhamdulillah bisa hadir secara offline dan bisa menyampaikan tausiah sebagai bekal buat kita dan doa buat Vidi,” ujar Habib Jafar kepada awak media. 

img_title Habib Jafar Buka-bukaan soal Pernah Diajak Poligami, Jawabannya Tak Terduga!

Di antara banyak kenangan tentang almarhum, ada satu hal yang paling membuat Habib Jafar merasa kagum, yakni ketegaran Vidi dalam menghadapi sakit yang dideritanya. Menurutnya, tidak semua orang mampu tetap tersenyum dan memberi semangat kepada orang lain ketika berada dalam kondisi sulit.

“Salah satu hal yang memukau saya adalah bayangkan seorang yang sudah divonis sakit kanker, menjalani hari-harinya dengan berat dengan rasa sakit di tubuhnya, tapi selalu tersenyum dan membuat orang agar juga tersenyum,” tuturnya.

img_title Tak Disangka! Ternyata Ini Riders Habib Jafar saat Diundang Dakwah

Ia menilai bahwa sikap tersebut menunjukkan kekuatan mental dan hati yang tulus. Ketegaran seperti itu, menurutnya, hanya bisa dimiliki oleh orang yang memiliki karakter kuat serta keimanan yang terus dijaga.

“Itu kekuatan yang dahsyat, kalau bukan karena karakter yang memukau dan hati yang tulus, saya rasa berat untuk melakukan hal itu,” lanjutnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Habib Jafar juga menyoroti banyaknya orang yang hadir di acara 40 harian sebagai tanda bahwa almarhum dikenal sebagai sosok yang baik. Ia menyebut kesaksian positif dari masyarakat menjadi salah satu indikator penting dalam menilai kebaikan seseorang.

“Ciri orang baik itu di antaranya yang terlihat pada almarhum Vidi adalah pertama, mendapat kesaksian baik dari orang-orang yang ada di sekitarnya yang mencintai dia. Itu kata Nabi Muhammad, kesaksian kepada mayit tentang kebaikan maupun keburukan itu nyata,” jelasnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut