Ruben Onsu Dituding Jadi Dalang Pemboikotan Sarwendah, Begini Kata Pengacara

Ruben Onsu dan Sarwendah
Sumber :
  • Kolase VIVA/ Tangkapan Layar YouTube Trans TV Official/ Instagram @sarwendah29

Jakarta, VIVA – Polemik yang melibatkan Ruben Onsu dan mantan istrinya, Sarwendah, kembali menjadi sorotan publik. Kali ini, perhatian tertuju pada petisi bertajuk "Cancel Sarwendah dari Media Sosial" yang terus mengumpulkan dukungan dari warganet. Jumlah tanda tangan dalam petisi tersebut bahkan telah mencapai lebih dari 80 ribu.

img_title Ruben Onsu Gandeng Kantor Hukum Jhon LBF untuk Hadapi Kasus Dugaan Penipuan dan Penggelapan

Di tengah derasnya aksi boikot terhadap Sarwendah, muncul dugaan yang menyeret nama Ruben Onsu sebagai sosok yang dianggap berada di balik gerakan tersebut. Menanggapi spekulasi itu, pihak Ruben melalui kuasa hukumnya, Minola Sebayang, memberikan klarifikasi tegas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Minola, Ruben Onsu sama sekali tidak memiliki hubungan ataupun keterlibatan dengan gerakan yang digagas oleh masyarakat di media sosial. Ia menegaskan bahwa perjuangan yang saat ini dilakukan kliennya memiliki fokus yang berbeda dan tidak berkaitan dengan upaya memboikot mantan istrinya.

img_title Dibongkar Masa Lalunya, Nikita Mirzani Pastikan Giorgio Antonio Bukan Orang Kaya

"Ruben Onsu kan memang tidak terkait dengan masalah sikap dari masyarakat atau netizen untuk melakukan pemboikotan ya terhadap S (Sarwendah). Karena yang kami perjuangkan sebenarnya adalah perjuangan yang berbeda," ujar Minola Sebayang saat ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, baru-baru ini.

Minola menjelaskan bahwa perhatian Ruben saat ini sepenuhnya tertuju pada proses hukum yang tengah berjalan. 
Prioritas utama sang presenter adalah memperjuangkan hak asuh anak serta meminta adanya transparansi terkait nafkah, bukan mencampuri respons publik terhadap aktivitas Sarwendah di media sosial.

img_title Terungkap Penyebab Keuangan Ruben Onsu Hancur Lebur, Terpaksa Utang Hingga Berujung Kasus Hukum

Ia menegaskan bahwa langkah hukum yang ditempuh Ruben tidak pernah bertujuan menghambat aktivitas maupun mata pencaharian Sarwendah sebagai figur publik.

Boikot Dinilai Muncul dari Penilaian Publik

Meski membantah keterlibatan Ruben, Minola mengakui bahwa aksi boikot yang berkembang merupakan bentuk respons masyarakat terhadap berbagai tindakan Sarwendah yang dianggap menuai kontroversi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, munculnya petisi tersebut tidak dapat dilepaskan dari penilaian publik atas sejumlah pernyataan dan aktivitas Sarwendah, khususnya ketika melakukan siaran langsung di TikTok.

"Masyarakat melihat banyak hal-hal yang dianggap tidak pantas, yang pada dasarnya bertentangan dengan banyak hal, termasuk norma. Mungkin ucapan-ucapan S ketika live TikTok, menghina ayah anak-anaknya, mengecilkan arti uang, hingga aksi jualan yang dianggap tabu," lanjut Minola.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut